Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Wagub: Masuk Sumbar, Semua Pendatang Harus Diperiksa

Rabu, 01 April 2020 | April 01, 2020 WIB Last Updated 2020-04-01T04:36:33Z

padanginfo.com - DHARMASRAYA - Pengawasan di kawasan perbatasan makin diperketat. Setiap para pendatang yang akan masuk Sumatera Barat wajib diperiksa kesehatan dan mengisi belangko yang telah disediakan.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, H Nasrul Abit didampingi Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Kapolres Dharmasraya AKBP Adytia Galayudha Ferdiansyah  bersama bersama dengan Forkopimda mengunjungi Posko Pengamanan Gugus Tugas Covid-19 di Sungai Rumbai, Dharmasraya, Selasa (31/03)

Wagub melihat secara dekat persiapan petugas yang berada di lapangan kususnya posko pengamanan gugus tugas dalam mengantisipasi dan penjegahan serta menularnya virus corona melalui darat.

Disebutkan Wagub, Pemeritah Sumatera Barat sudah melakukan pembatasan selektif terhadap semua orang yang masuk ke Sumatera Barat. Kawasan perbatasan sebagai pintu masuk mesti mendapatkan prioritas pengawasan

"Mereka harus diperiksa di posko perbatasan dan membikin pernyataan surat identitas resmi. Di mana alamatnya dan tujuan kemana di Sumatera Barat. Dan kita tegaskan pada mereka akan melakukan isolasi selama 14 hari di rumah masing-masing," tuturnya.

Diingatkan Narul pula agar mereka yang pulang dari rantau itu mematuhi peraturan guna menjaga agar penularan virus corona tidak meluas di Sumbar.

"Kalau tidak mematuhui dia akan kena. Keluarga akan kena dan semuanya akan kena akibat virus tersebut. Jadi diminta betul untuk mematuhi peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah tentang  masalah virus COVID-19 ini," tegasnya.

Anggota DPRD Sumbar Turun


Anggota Komisi V DPRD Propinsi Sumbar, Syahrul Furqan SKM dari fraksi PAN meninjau posko pengamanan gugus tugas Covid-19, yang berada di daerah perbatasan Sungai Rumbai.

"Kita meminta Tim Gugus Tugas Penanggulangan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumbar dan juga di kabupaten dan kota, jangan pelit data. Data tersebut perlu diungkap, terutama asal wilayah, termasuk hingga domisili kelurahan. Transparansi data sanagat penting, malah kalau disembunyikan masyarakat jadi tidak waspada, dan kasus bisa melonjak,” sebutnya.
   
Pada kesempatan itu, Syahrul menyerahkan bantuan kepada petugas posko pengamanan gugus tugas yakni hand sanitizer dari IKA Unand, minuman kaleng serta buah-buahan.

Ia mengingatkan kepada petugas di lapangan untuk menjaga kesehatan. "Jangan lupa saling jaga kesehatan. Jaga jarak. Kita berdoa semoga wabah covid 19 cepat berakhir dan kita mulai beraktivitas kembali secara normal," ujarnya.(eko)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update