Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Jalan Alternatif Sicincin-Malalak Tertimbun Longsor

Jumat, 10 April 2020 | April 10, 2020 WIB Last Updated 2020-04-10T11:10:42Z
Petugas berupaya membersihkan longsoran yang menimbun jalan dengan menggunakan alat berat. (f:kaba12.com)
padanginfo.com - AGAM - Curah hujan yang lebat sejak Kamis menyebabkan longsor di ruas jalan Agam - Padang Pariaman. Material longsor menimbun badan jalan di Nagari Malalak Barat, Kabupaten Agam.

Hingga Jumat (10/4/2020) siang, jalan yang sering dijadikan alternatif ini masih terputus. Kendaraan bermotor roda empat tidak bisa lewat. Material longsor menimbun badan jalan sepanjang belasan meter dan tinggi empat meter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, M. Luthfi AR, Jumat (10/4/2020) membenarkan curah hujan tinggi melanda Agam menyebabkan longsor di Malalak. Kejadian sekitar pukul 04.00 WIB.

"Jalan penghubung antara Kabupaten Agam menuju Padang Pariaman tertimbun tanah longsor. Jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat. Seluruh badan jalan tertimbun material tanah dan pohon kayu," jelasnya.

Akses jalan baru bisa dilalui kendaraan roda dua. "Kita masih melakukan pengerjaan pembersihan di lokasi longsor. Akses jalan tertutup," kata Lutfi.

Dikatakannya, pasca kejadian pihaknya turun langsung kelapangan, dan berkoordinasi pihak terkait serta dinas PU untuk menggunakan alat berat dalam pembersihan material.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, kalau cuaca sedang buruk, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah yang rentan. "Kemudian, pada saat pandemi Covid-19 ini jangan lupa menjaga kesehatan," jelasnya.

Beberapa hari sebelumnya, Minggu (5/4/2020, jalan alternatif menghubungkan Kota Bukittinggi menuju Padang ini, tepatnya di jalan Simaka, Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, juga sempat tertimbun tanah longsor sepanjang 10 meter dan tinggi empat meter.

Tanah longsor itu terjadi akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu semenjak Sabtu malam. Daerah itu merupakan rawan tanah longsor apabila curah hujan tinggi.(afr)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update