Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Lalulintas Sumbar-Riau Putus, Terjadi Longsor di Kiliran Jao

Selasa, 14 April 2020 | April 14, 2020 WIB Last Updated 2020-04-14T09:24:33Z
Jalan Sumbar-Riau yang hanya bisa dilewati sepeda motor.
padanginfo.com - SIJUNJUNG - Akibat hujan yang sangat lebat menyebabkan terjadi tanah lonsor di jalan lintas Sumatera, Selasa (14/4/2020), kawasan Kiliran Jao. Akibatnya jalur lalulintas SUmbar-Riau pun mengalami kemacetan.

Longsor yang terjadi pada titik itu di berada Jorong Batang Talang, Nagari Muaro Takung, Kecamatan Kamang Baru, Sijunjung. Material longsor yang menutupi badan jalan, membuat arus lalu lintas kedua jalur di jalan lintas Kiliran Jao – Teluk Kuantan KM 1 s/d KM 2 itu terhambat total.

Hasil pantuan di lapangan terjadi ratusan kendaraan yang melintas di jalan lintas Sumatera terpaksa antre memenuhi jalur jalan. Hanya kendaraan roda yang bisa melintas.

Kapolsek Kamang Baru AKP Ramadhi Kurniawan saat ditemui awak media membenarkan akibat timbunan lonsor jalan tidak bisa dilewati. "Lalulintas terputus. Tidak bisa lewat karena tingginya timbunan longsor yang menutupi badan jalan," jelasnya.

Menurut keterangan warga longsor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dinihari. Saat itu hujan turun sangat lebat.

Hingga jalan masih belum dilewati. Petugas bersama warga melakukan pembersihan  jalan dari tumpukan tanah, batu dan pohon yang tumbang. Tampak petugas BNPB, Polri dan TNI, pemerintan kecamatan dan nagari terlihat sibuk membersihkan jalan yang terkena longsor.

Hujan lebat tidak hanya mengakibatkan longsor dan kayu tumbang, tetapi juga membuat Batang Sungai Tambang meluap hingga ke badan jalan di KM 4, Lintas Kiliran Jao – Teluk Kuantan, Jorong Sungai Tambang II, Nagari Kunangan Parik Rantang, Kecamatan Kamang Baru.(eko)


×
Berita Terbaru Update