Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Karyawan Terpapar Covid-19, Bank Nagari Beroperasi dengan Protokol Kesehatan Ketat

Senin, 03 Agustus 2020 | Agustus 03, 2020 WIB Last Updated 2020-08-03T08:52:18Z
padanginfo.com - PADANG – Meski sejumlah karyawan dan pekerja di Bank Nagari Kantor Pusat positif Covid-19, bank milik pemerintahan daerah Sumbar itu masih tetap beroperasi sebagaimana biasa. Namun aktifitas berjalan dengan penerapan aturan protokol kesehatan yang ketat.

“Operasional bank tetap dilaksanakan. Namun dengan protokol kesehatan covid-19. Pegawai yang bertugas adalah pegawai yang sudah di-swab dan hasilnya negatif,” ujar Syafrizal, pelaksana tugas Direktur Utama Bank Nagari, Senin (3/8/2020).

Bersamaan dengan itu, semua karyawan Bank Nagari di kantor pusat dan cabang utama menjalani swab test. “Semua pegawai di-swab, tes swab bagi karyawan telah berlangsung sejak pukul 08.00 WIB," jelasnya.

Pernyataan senada juga disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jasman Rizal. ”Aktivitas pelayanan nasabah masih berjalan. Tetapi dengan menerapkan protokol kesehatan super ketat,” ujarnya.

Semua karyawan Bank Nagari di kantor pusat dan cabang utama menjalani tes swab guna mengetahui kondisi kesehatan karyawan dan pekerja lainnya pasca dipastikan beberapa karyawan, satpam dan petugas cleaning service positif covid-19.

"Pagi ini semua karyawan Bank Nagari di kantor pusat dan cabang utama test swab tanpa terkecuali,” kata Jasman.

Jasman membenarkan kasus positif corona di Bank Nagari terus bertambah. Bahkan bisa meluas hingga ke keluarga pegawai yang berada di rumah. Namun ia belum menyebut berapa jumlah pasien positif dari Bank Nagari tersebut.

Untuk Sumbar secara keseluruhan, pasien penderita covid-19 di daerah itu bertambah 15 orang. Jumlah penambahan ini adalah data terbaru, Senin (3/8/2020) siang.

Laporan pemeriksaan 136 sampel di Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand pada 3 Agustus 2020, ditemukan 15 sampel terkonfirmasi positif.

"15 pasien positif itu berasal dari Kota Padang 12 orang dan Kota Sawahlunto 3 orang," sebut Jasman.(afr)

×
Berita Terbaru Update