Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

10 Bulan Tak Bertemu, Pelajar Adabiah Saling Lepas Rindu

Selasa, 05 Januari 2021 | Januari 05, 2021 WIB Last Updated 2021-01-05T08:09:57Z

Disaksikan guru, murid Adabiah tengah mencuci tangan sebelum belajar tatap muka hari pertama dimulai (foto.hms)

padanginfo.com-PADANG – Setelah 10 bulan tak bertemu, pelajar Adabiah saling lepas rindu dengan teman dan gutu, menyusul hari pertama proses belajar tatap muka murid TK, SD dan SMP Adabiah dimulai, Senin (4/01/21) yang dinilai berjalan lancar. Seluruh orang tua yang membuat persetujuan tertulis terlihat mengantarkan anaknya langsung ke sekolah. 

Sejumlah murid terlihat melepas rindu bertemu beberapa kawannya, setelah sepuluh bulan tidak bertemu dalam satu lokal. “Alhamdulillah, Hari pertama belajar tatap muka berjalan lancar. Protokol kesehatan tetap kita kedepankan,” kata Indra Sakti Nauli, Kepala Bidang Hukum dan Humas Perguruan Adabiah, Senin pagi di komplek Perguruan Adabiah. 

Dijelaskan Indra, sesuai dengan surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang tentang pembelajaran tatap muka semester genap, sekolah yang bisa melaksanakan tatap muka adalah sekolah yang telah siap dengan aturan pengamanan kesehatan Protokol Covid-19 dan mendapat persetujuan tertulis dari Dinas Pendidikan Kota Padang.

 “Meski pembelajaran tatap muka sejak pandemi covid ditiadakan, Adabiah sudah menyiapkan sarana di seluruh unit dan ruangan kelas. Di antaranya tanki air untuk cuci tangan, masker, facesilk (penutup wajah), handsanitizer di tiap pintu lokal dan sarana lainnya,” jelas Indra. 

Sesuai surat edaran Kadiknas Padang, untuk pekan pertama pembelajaran tatap muka, kecuali PAUD, tingkat SD dan SMP dilakukan bertahap. Untuk SD, pekan pertama ini hanya diikuti oleh kelas 5 dan 6. Untuk SMP diikuti murid kelas 9. Pada pekan kedua, SD ditambah lagi dengan kelas 3 dan 4 dan SMP kelas 8. Pada pekan ketiga seluruh murid kelaS 1 sampai kelas 6, dan seluruh murid SMP kelas 1 sampai kelas 3 belajar bersama. Yang membedakan adalah jumlah murid separuh dari jumlah maksimal yang ada di lokal.(ak)

×
Berita Terbaru Update