Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Berwisata ke Palembang, Jangan Lupa Melihat Al-Quran Terbesar

Sabtu, 08 Januari 2022 | Januari 08, 2022 WIB Last Updated 2022-01-08T06:56:46Z

 




Seorang pengunjung museum dengan latar Al-Quran tinggi menjulang.
 

 
Catatan : Indra Sakti Nauli – Jurnalis padanginfo.com


Padanginfo.com-PALEMBANG—Pandemi sudah turun level di sejumlah daerah. Berbagai aktifitas dan kegiatan masyarakat mulai dilakukan terbuka. Satunya adalah aktifitas berwisata. Kota Palembang, kota tertua di Pulau Sumatera memiliki banyak peninggalan sejarah. Ini menjadi daya tarik banyak orang, selain menikmati mpel-mpek dan krupuk kemplang, sebagai makanan khas.


Wisata religi adalah salah satunya. Selain masjid Laksamana Cheng Ho, di Palembang kita juga bisa mengunjungi museum Al-Quran. Alqurannya terbiuat dari kayu  tembesu. Orang menyebutnya Al-Quran raksasa.


Museum Al-Quran ini berada dalam lingkungan Pesantren Modern Gandus,  di Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, RT 03, RW 01, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus.

 

Kayu tembesu adalah kayu tahan rayap. Alquran raksasa ini dibuat dengan ukuran tinggi mencapai 15 meter. Setiap lembar halaman Al Quran berukuran 177cm x 140cm x 2,5 cm. Ada 30 juz dalam Al-Quran raksasa tersebut yang diukir dengan pahatan berwarna emas khas Palembang. Selain itu, terdapat 630 halaman yang dilengakapi dengan tajwid serta doa khataman bagi pemula. Total kayu tembesu yang terpakai sebanyak  40 meter kubik dan dikerjakan oleh 20 orang pemngukir.


Menurut ustad Syarkoni, pemandu wisata di sana kepada jurnalis padanginfo.com, Al Quran raksasa ini dipelopori oleh Syofwatillah Mohzaib. Al-Quran ini resmi menjadi destinasi wisata religi di Palembang sejak  30 Januari 2012, setelah diresmikan langsung oleh Presiden Susulo Bambang Yudhoyono. Pembuatan Al Quran raksasa ini pun menghabiskan dana Rp 2 miliar.



Syarkoni pemandu wisata Al Quran raksasa mengatakan, sejak diresmikan menjadi destinasi wisata religi, wisatawan dari luar negeri, terutama Malaysia, selalu berkunjung ke sini untuk melihat kemegahan ayat suci Al Quran. Dalam sehari, setidaknya sekitar ada 500 wisatawan baik lokal maupun luar negeri datang berkunjung ke Al Quran rakasasa. "Biasanya mereka datang rombongan, paling banyak itu dari Malaysia, hampir setiap hari kalau dulu sebelum pandemi Covid-19," kata Syarkoni.


Pengunjung yang datang ke Al Quran raksasa ini pun dikenai tiket masuk dengan harga cukup murah. Dewasa  dikenai Rp 20.000 dan anak-anak  Rp 15.000.


Menurut Syarkoni, uang hasil tiket masuk itu digunakan untuk kegiatan sosial, seperti rehab lokasi bangunan, pengembangan pesantren serta berbagi kepada anak yatim piatu. 


Ketika jurnalis padanginfo.com berkumjung, akhir Desember 2021, lingkungan museum sedang dilakukan renovasi.


“Renovasi ini untuk menata lagi ruangan agar pengunjung nyaman,” kata Syarkoni.


Untuk membangun Alquran raksasa tersebut, banyak donatur yang menyumbangkan dananya hingga pembangunan wisata religi itu rampung.


Pengunjung tidak hanya disuguhkan dengan tingginya Alquran raksasa saja. Tapi bisa juga menyewa pakaian adat khas Palembang, dengan harga sewa mulai dari Rp75.000 hingga Rp100.000.


Untuk berkunjung ke museum Al-Quran ini pihak pengelola  pihaknya membuat aturan yang harus ditaati pengunjung. Di antaranya,  wajib memakai hijab atau kerudung bagi kaum perempuan. Sedang pengunjung laki-laki harus memakai celana panjang/pakaian yang sopan,-

 

×
Berita Terbaru Update