Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Dikunjungi Wagub Audy, Pesantren Al-Muttaqin Menerima 1.000 Ekor Itik Petelur

Senin, 31 Januari 2022 | Januari 31, 2022 WIB Last Updated 2022-01-31T08:39:18Z

 


 

Wagub Audy menyimak penjelasan yang disampaikan Bupati Agam Andri Warman saat berada di Pesantren Al-Muttaqin.

Padanginfo.com-AGAM-
Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengunjungi pesdantren Al Muttaqin yang berlokasi di Jorong Balai Lelo, Nagari Koto Kaciak, Kec. Tanjung Raya, Kab. Agam, Sabtu 29 Januari 2022. Dalam kesempatan itu Wagub Audy melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama dan menyumbangkan seribu ekor itik petelur.

 

Dalam sambutannya, Wagub Audy merasa kagum dengan pola pendidikan di Pesantren Al-Muttaqin. Kekaguman itu disampaikan Wagub karena santri yang be;ajar  di Al-Muttaqin tidak dipungut biaya pendidikan. Oleh pewngelolanya, biaya pendidikan dihimpun dari unit usaha yang dilakukan seperti, usaha kios Pertamini, membuat es bartu, pembibitan ikan, peternakan itik petelur dan lainnya.


“Disamping mencerdaskan anak bangsa, pesantren  memiliki potensi sebagai penggerak ekonomi masyarakat,” kata Audy.


Menurut Audy, meski pesantren secara struktur berada di bawah naungan Kementerian Agama, pemerintah daerah tetap sangat mendukung upaya pesantren untuk berdaya mandiri. Terlebih bila pesantren juga memiliki kekuatan produksi untuk dipasarkan secara komersil.

 

"Secara struktur pesantren memang di bawah binaan Kemenag, tapi kita di provinsi sangat mensupport pesantren yang berupaya untuk berdaya mandiri seperti di Pesantren Al Muttaqin Balai Belo ini. Nanti kita kasih  seribu ekor itik," ujar Audy disambut riuh tepuk tangan dan  takbir.

 

Bupati Agam Andri Warman yang mendampingi Wagub Audy, menyampaikan terimakasih kepada pengelola pesantren yang menggratiskan biaya pendidikan dan mencari sumber lain untuk pembiayaan.

"Saya berterimakasih pada Yayasan Pesantren Al Muttaqin karena telah memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak kita dan membantu menggerakkan ekonomi warga," kata Andri Warman.

 

Pembina Yayasan Pesantren Al Muttaqin, Elfiroza mengatakan, Pesantren Al-Muttaqin berdiri tahun 2004. Bermula hanya lima orang murid, kini pesantren telah menyelenggarakan pendidikan gratis bagi 98 orang santriwan dan santriwati yang terbagi ke dalam lima kelas Madrasah Tsanawiyah.

 

Demikian Siaran Pers yang disampaikan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Pemprov Sumbar. (in).

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update