Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Arkadius Dt Intan Bano: Belum Seluruh Kelompok Tani yang Dapat Bantuan Sapi

Senin, 14 Februari 2022 | Februari 14, 2022 WIB Last Updated 2022-02-14T07:21:02Z

Anggota DPRD Sumbar Arkadius Dt Intan Bano saat melakukan reses di Kabupaten Tanah Datar, beberapa hari lalu (dok)

padanginfo.com
-TANAH DATAR- Anggota DPRD Sumbar Arkadius Dt Intan Bano mengaku belum seluruh kelompok tani yang mendapat bantuan sapi bunting, hanya ada beberapa kelompok di kabupaten Tanah Datar itu. Ini lantaran keterbatasan anggaran karena dana pemerintah lebih banyak disedot untuk program covid-19.

 Ia juga meminta maaf kepada petani dan berusaha memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah ini untuk mendapat bantuan dibidang pertanian

"Bagi peternak yang sudah mendapat bantuan, itu adalah hak kelompok, bukan hak Pemerintah lagi, jadi tergantung dari kelompoknya, mau diapakan bantuan sapi itu" ujar Arkadius, ketika melakukan reses perorangan di Gedung Serba Guna, Jorong Tiga Batur, Nagari Sungai Tarab Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (13/02).


Arkadius  berharap agar bantuan yang diberikan dipelihara dengan baik,sehingga bermanfaat bagi anggota kelompok khususnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ekonomi.


" Ada ketentuan bagi ternak yang sampai ke kelompok dalam jangka waktu 7 hari, apalah sapiatau mati itu maka dibuat berita acara disampaikan ke Dinas terkait , nanti akan diganti. Kemaren ada yang mengatakan harus memakai  visum, saya klarifikasi visum tidak perlu. Cukup dibuat berita acara tidak harus visum, dilaporkan ke Dinas, diketahui Jorong, dan Wali Nagari, nanti akan diganti" jeasnya anggoat DPRD Sumbar Fraksi Parta Demokrat itu

Untuk tahun mendatang, katanya,  bagi Kelompok yang mendapatkan bantuan, akan dibantu kandang terlebih dahulu, setelah kandang siap, baru pakan dan obat-obatan dan yang terakhir baru bantuan ternak. Selain itu bagi kelompok yang mendapatkan bantuan juga akan diberikan pelatihan terlebih dahulu.


"Silahkan bagi kelompok untuk menyampaikan proposal  paling lambat sampai pertengahan Maret 2022. Yang belum ada kelompok silahkan dibentuk kelompoknya, diketahui Wali Nagari, PPL , buat proposal, kalau sudah akan mendapatkan bantuan baru diurus Akta Notarisnya. Dan saya sampaikan kepada PPL jangan dilarang masyarakat untuk membuat kelompok. Karena bantuan Pemerintah ini akan diberikan kepada kelompok-kelompok,"pesan Arkadius

Provinsi juag bis amembantu program  sapi bunting massal , program masyarakat berunggas, juga perikana air tawar.

dihadiri Pj. Wali Nagari Sungai Tarab Pendriyasni, SAP; Ketua BPRN Sungai Tarab, Susi Elia Roza, SE; PPL.Sungai Tarab; Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat; serta ratusan warga Sungai Tarab, khususnya Jorong Tiga Batur.(in)


Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update