Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Merayakan HPN 2022 di Kendari, Penyair Syarifuddin Arifin Akan Baca Puisi Dihadapan Jokowi

Sabtu, 05 Februari 2022 | Februari 05, 2022 WIB Last Updated 2022-02-05T05:36:11Z

Penyair Syarifuddin Arifin (berdiri) bersama Asril Koto (dok)

padanginfo.com-
PADANG- Merayakan hari pers nasional (HPN) 2022, penyair Syarifuddin Arifin ikut membacakan sajaknya pada Peluncuran buku puisi 'Pintu Langit'yang berisi sejumlah sajak karya wartawan se Indonesia di Kendari, Sulteng.


Wartawan senior Sumatera Barat itu dikabarkan akan membaca puisi saat pembukaan HPN 2022, tanggal 7 Februari yang dihadiri Presiden Jokowi dan sejumlah menteri di Kota Kendari. 


Panitia HPN 2022, jauh hari sebelumnya telah mempublis penulisan puisi bagi wartawan-penyair dengan teman: Mengatasi Covid-19. Hasilnya menetapkan 18 wartawan-penyair yang lolos seleksi. Puisi yang dibukukan itu diberi judul. Pintu Langit.


Dalam antologi puisi Pintu Langit, Syarifuddin Arifin,  juga ada 5 wartawan-penyair Sumbar  yang karyanya lolos seleksi. Mereka adalah Asril Koto,  Alwi Karmena, Sawir Pribadi, Taufi Efendi dan Novrialdi Novi Sastra.


" Dalam antologi Pintu Langit, karya-karya puisi didominasi wartawan Sumbar, sebanyak 6 orang dari 18 penulis. Wartawan-penyair Sumbar ini, diantara sudah dikenal dikalangan penyair Indonesia, seperti Asril Koto, misalnya. Puisi-puisi Asril Koto banyak terhimpun dalam antologi puisi bersama penyair Indonesia, dan dimuat pula pada Surat Kabar nasional," sebut Syarifuddin Arifin, yang pernah meraih Anugrah Puisi Dunia 2014 dari Numera Malaysia,


"Kita harus dukung dan bangga pada Syarifuddin Arifin, anggota PWI Sumbar, termasuk juga 5 wartawan Sumbar yang lolos dalam buku Pintu Langit. Kita bangga, dalam sejarah pers Indonesia, kalangan wartawan itu banyak melahirkan jarya-karya sastra, sebut saja AA. Navis, Mucktar Lubis, Adinegoro, Roehana Koedus, Goenawan Muhamad dan lainnya, " ucap Heranof.


Heranof menilai Syarifuddin Arifin sebagai sosok seniman bertalenta. Ia bukan saja disebut penyair tapi juga teatewan, aktor, penulis lakon drama , pencipta lagu Minang dan film serta terlibat sebagai pemain di sejumlah televisi dan layar lebar.


Menurut Heranof, Syarifuddin Arifin perna  menerima Penghargaan 30 tahun mengabdi pada 2008 dari PWI Pusat yang diserahkan Ketua Umum,  Tarman Azam pada Peringatan HPN Sumba  di Bukittinggi 2008 (ak)


Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update