Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Hari Ini Ada Fenomena Alam Langka di Bonjol dan Kinali

Senin, 21 Maret 2022 | Maret 21, 2022 WIB Last Updated 2022-03-21T03:34:10Z

 


Yurnaldi (dok)

Catatan Yurnaldi
(Salah seorang pendiri dan ketua pertama Forum Wartawan Pariwisata Sumatera Barat)

MASYARAKAT Sumatera Barat yang ingin menikmati fenomena alam langka, berkunjung lah ke Kinali, Kabupaten Pasaman Barat dan Bonjol, di Kabupaten Pasaman, pada hari ini 21 Maret. Tepatnya di Tugu Khatulistiwa. 


Karena siang ini, jika cuaca cerah dan suhu lebih panas dari biasanya,  kita akan bisa menyaksikan  tanpa bayangan. Sebab, matahari akan berada tepat di atas garis khatulistiwa (equator). 


Jika selama ini Anda belum pernah berswafoto di Tugu Khatulistiwa, hari ini  adalah kesempatan istimewa, langka. Tidak banyak daerah yang bisa menikmatinya di Indonesia. selain di dua tempat di Sumatera Barat, juga bisa di Tugu Khatulistiwa di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Juga di Kepulauan Batu, di Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan Kayla di Halmahera Selatan, Maluku Utara, dan Pulau Waigeo di Raja Ampat, Papua Barat. Ini adalah daerah yang posisinya di antara 23,4 Lintang Selatan dan 23,4 Lintang Utara. 


Saya, alhamdulillah sudah berkunjung dua kali ke Tugu Khatulistiwa di Pontianak, dan masing masing dapat Piagam dari walikotanya. Ke Bonjol juga sudah mampir beberapa kali di Tugu Khatulistiwa nya. Sedangkan di Tugu Khatulistiwa di Kinali saya sudah berfoto dua kali, sejak lima tahun terakhir.


Cuma saya prihatin, selama lima tahun seperti tak ada perhatian terhadap salah satu obyek wisata di Pasaman Barat ini. Bagaimana nih, Pak Bupati Pasaman Barat? Silau jugalah apa yang harus dibenahi. 


Kalau saya bandingkan dengan Tugu Khatulistiwa di Pontianak, bisa panjang ceritanya. Yang pasti, jewerlah kepala dinas pariwisatanya, agar kreatif. Kalau ka dinas pariwisata kreatif, tentu ada banyak acara yang bisa dibuat, mungkin lomba foto, lomba menulis pariwisata, dan pameran/bazar produk UMKM. 


Oya, kembali pada keunikan peristiwa alam langka tadi , selain tanpa bayangan, durasi malam dan siang sama (vernal eguinox). Menurut teori yang saya baca, peristiwa langka ini terjadi dua  kali dalam setahun, yakni 21 Maret dan 23 September. 

Peristiwa ini terjadi karena Bumi beredar mengitari Matahari pada jarak 150 juta kilometer dengan periode sekira 365 hari. 

Padang, 20 Maret 2022, pukul 21.15 WIB. (**)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update