Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Rapat dengan Mitra Kerja, Komisi II DPRD Sumbar Sebut Jelang Ramadhan Ketersediaan Bahan Pokok Masih Stabil

Sabtu, 26 Maret 2022 | Maret 26, 2022 WIB Last Updated 2022-03-26T04:37:57Z

Komisi II DPRD Sumbar sedang membahas kebutuhan pokok dengan mitra kerja, Jumat (ist)

padanginfo.com-
PADANG- Ketua komisi II DPRD Sumbar Mokhlasin mengatakan, setelah mendengar pernyataan Dinas Pangan dan Bulog, sampai hari ini kondisi ketersediaan kebutuhan bahan  pokok masih stabil, meskipun ada sedikitb masalah pada minyak goreng Minyak menyangkut masalah produksi,sebenarnya masih dalam tataran aman.


Demikian kesimpulan Komisi II DPRD Sumbar yang disampaikan Mokhlasin ketika Hearing dengan mitra kerja, seperti Dinas pangan dan Bulog, untuk memastikan ketersediaan sembako dengan harga wajar menjelang bulan Ramadan, Jumat (25/3/2022).


"Yang jadi persoalan kebijakan penetapan pengaturan harga dari kemasan ternyata lari ke minyak curah,maka terjadi pergeseran kebijakan menyebabkan harga minyak goreng agak tidak stabil," imbuhnya lagi.


Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi II DPRD Sumbar, Firdaus, dimana semua kebutuhan sudah diinventarisir, sehingga dalam memasuki Ramadhan semua dalam tataran aman serta stabil.


"Pokoknya masyarakat dalam menghadapi dan menjalankan ibadah bulan suci Ramadan sudah bisa nyaman, sudah bisa tenang karena sudah ada ketersediaan, dan OPD serta stakeholder terkait sudah meyiapkan berbagai langkah," jelas Firdaus.


Menyikapi pertemuan dengan DPRD Sumbar Kepala Bulog Sumbar Tommy Despalingga mengatakan, stok yang ada di Bulog saat ini sekitar 7 ribu ton, sehingga untuk tiga bulan ke depan diperkirakan masih aman. 


"Saya pastikan kalau beras aman secara fisik, karena tersebar di 15 gudang di Provinsi Sumbar, kalau untuk gula pasir karena bukan penugasan sebagai kontribusi bulog masih kita upayakan, saat ini kami sedang mendatangkan gula pasir untuk dijual sesuai harga HET yang berlaku, begitu juga dengan daging, kita memberikan alternatif kepada masyarakat untuk mendapatkan produk lain dengan harga yang wajar," jelas Tommy.


Hal tersebut juga dipertegas Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumbar, Efendi, dimana stok pangan sudah diperhitungkan aman.


"Insya Allah cukup, cuma tentu kita ada yang mempengaruhinya, kalaupun terpengaruh ini masalah transportasi, seandainya nanti ada masalah transportasi sudah diantisipasi karena kita sudah maju selangkah, artinya hampir tidak ada persoalan untuk masalah ketersedian kemudian kita juga lihat iklim, mudah-mudahan di bulan Ramadan ini iklim Mendukung, sehingga tidak terjadi gagal panen di Sumbar," terangnya.


Ia juga mengatakan, sudah melakukan kordinasi dengan Pemkab dan Pemko, sehingga stabilisasi harga lebih terjamin, karena pasar berada di daerah. (in)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update