Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Polemik di SMK Penerbangan, Ketua DPRD Sumbar: Pungutan Uang Komite jangan Resah Wali Murid

Kamis, 02 Juni 2022 | Juni 02, 2022 WIB Last Updated 2022-06-02T05:15:12Z


SMK Penerbangan Nusantara Padang Pariaman (dok)

padanginfo.com-
PADANG PARIAMAN - Ketua DPRD Sumatera Barat, Supardi mengatakan jika ada sekolah yang melakukan pungutan uang komite yang meresahkan wali murid maka akan ditindak tegas.


Pernyataan Supardi itu terkait polemik di SMK Penerbangan Nusantara Kabupaten Padang Pariaman. Dikabarkan siswa Taruna-Taruni tidak bisa mengikuti ujaian akhir disebab belum melunasi semua kewajiban, dinataranyauang sekolah dan uang ujian dan lainnya


Menurutnya, disaat kondisi anak-anak akan memasuki musim-musim pelaksanaan ujian jangan beratkan dengan kewajiban untuk membayar uang komite sekolah.


"Masalahnya disini adalah adanya aduan dari masyarakat persoalan uang komite yang harus dibayarkan sebelum mengikuti ujian. Jika belum membayar maka anak-anak tersebut tidak boleh untuk mengikuti ujiannya," kata Supardi di Padang, 11 Mei 2022 lalu 



Ia menjelaskan anak-anak jangan sampai diberatkan oleh pembayaran komite yang sifatnya tidak diwajibkan sehingga menjadikan anak-anak teraniaya dan bisa terindikasi putus sekolah.


"Harusnya, dengan kondisi sekarang yang mereka akan memasuki masa ujian itu tidak dibebankan lagi dengan urusan pembayaran uang komite," ujarnya.


Supardi menambahkan bahwa hal ini sangat tidak dibenarkan di dunia pendidikan dan mengingat selaku salah satu unsur Pemerintahan Provinsi dirinya bertanggung jawab untuk turut andil untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan anak-anak muda Sumatera Barat termasuk dalam rangka mencapai target pendidikan Sumatera Barat yang layak.


"Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan anak-anak muda Sumatera Barat dan juga untuk mencapai target mencapai pendidikan yang layak, harusnya bersama Dinas Pendidikan, Pemerintah Kota Kabupaten, Bupati dan Walikota bisa mencari jalan tengah terkait persoalan ini," katanya.


Dikatakannya, saat ini masyarakat baru bangkit pasca covid-19 dan bahkan masyarakat Sumbar khususnya, tidak semua yang bisa lebih baik kehidupannya setelah diterpa pandemi covid yang telah dua tahun melanda ini, hanya orang tertentu yang bisa memulihkan ekonominya. (in)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update