Notification

×

Indeks Berita


Gubernur: Di Zaman Digitalisasi Semua Pihak Harus Menjaga Kebudayaan

Senin, 05 September 2022 | September 05, 2022 WIB Last Updated 2022-09-05T04:22:05Z




Gubernur yang diwakili Sekdaprov Sumbar membuka Dialog Nasional Survei Kebudayaan di Padang, Senin (5/9/2022). Foto.asko

padanginfo.com-
PADANG- Di zaman yang serba digitalisasi dan modern ini, perlu peran semua pihak dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat  mengapresiasi gerak dan langkah yang dilakukan oleh Pusat Kebudayaan Minangkabau (PKM)  tahun 2022 ini dengan membuat sebuah perjalanan yang bakal panjang dilalui yakni  Kongres Kebudayaan. 


"Tentu apa yang baru dimulai ini akan menyita waktu, tenaga dan pikiran bagi peserta dan tim perumusuntuk menghasilkan sebuah hasil yang perlu kita implementasikan demi membentengi kebudayaan kita dari pengaruh kebudayaan asing," ujar Gubernur yang diwakili Sekdaprov Sumbar Hansastri, ketika membuka Dialog Nasional Survei Kebudayaan di Padang, Senin (5/9/2022)


Ia menegaskan , zaman yang serba digitalisasi dan modern ini, perlu peran semua pihak dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan.

"Untuk itu, patut kita apresiasi bersama apa yang telah diniatkan oleh Pusat Kebudayaan Minangkabau ini, yang pada hari ini melaunching survei sebagai salah satu tahapan dalam Kongres Kebudayaan," tambahnya


Di bagian lain dijelaskan. Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) yang merupakan rangkuman dari PPKD Kabupaten/ Kota. Ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tersebut, dimana Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat itu telah merampungkan 7 (tujuh) Agenda Staretegis Kebudayaan Indonesia dan Resolusinya.


Ketujuh agenda strategis tersebut diantaranya,  Menyediakan ruang bagi keragaman ekspresi budaya dan mendorong interaksi budaya untuk memperkuat kebudayaan yang inklusif dan melindungi dan mengembangkan nilai, ekspresi dan praktik kebudayaan tradisional untuk memperkaya kebudayaan nasional. Juga mengembangkan dan memanfaatkan kekayaan budaya untuk memperkuat kedudukan Indonesia di dunia internasional 


Presentasi hasil survei kebudayaan itu diikuti Kepala daerah, mahasiswa, budayawan, pemuka adat dan relawan kebudayaan (ak)


Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update