Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Peringatan Hari Ibu di Bukittinggi Berjalan Meriah

Sabtu, 22 Desember 2018 | Desember 22, 2018 WIB Last Updated 2018-12-22T05:09:29Z
Padang Info.com - BUKITTINGGI - Peringatan Hari Ibu ke 90 secara nasional dilaksanakan di lapangan Wirabraja Bukittinggi, Sabtu (22/12). Ribuan tamu undangan, sebagian besar kaum ibu, mengikuti kegiatan yang bertema “bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa”.

Menjelang pelaksanaan acara resmi di Lapangan Kantin, rombongan diarak dengan bendi, kendaraan tradisional Bukittinggi dan kereta kencana yang dinaiki oleh Menteri PPPA, Yohana Susana Yembise dengan Ketua TP PKK Sumbar, Ny Nevi Irwan Prayitno dari Novotel.

Kemeriahan yang kental dengan nuanda adat budaya, juga menjadi poin utama, dalam penyambutan rombongan oleh tarian massal galombang panjang dengan jumlah 234, yang melambangkan Hari Jadi Kota Bukittinggi ke 234.

“Alhamdulillah kita Bukittinggi dipilih untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan peringatan hari ibu tahun 2018 ini. Apalagi peringatannya bergandengan dengan peringatan Hari Jadi Kota Bukittinggi ke 234 tahu. Kita sangat bersyukur dan bangga, atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat. Kita telah siapkan seluruhnya untuk tampil maksimal," ujar Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumbar H Irwan Prayitno mengucapkan selamat hari jadi kota Bukittinggi ke 234 tahun. “Bukittinggi makin tua makin menjadi. Semakin bersolek dan kita apresiasi ini, semoga semakin sukses dan semakin berkembang kedepannya,” ungkap Gubernur.

Disebutkan gubernur, tanpa perempuan, laki-laki bukan apa-apa. Perempuan tokoh penting dalam kehidupan. Banyak tokoh penting wanita nasional yang lahir di Sumatera Barat. Polwan pertama lahir di Bukittinggi, Wartawan wanita pertama juga lahir di Sumatera Barat. Tentunya akan banyak tokoh lainnya di masa kini yang dapat berdampingan bersama kaum laki-laki untuk membangun bangsa dan negara ini.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Susana Yembise, menjelaskan, Peringatan Hari Ibu bukanlah mother’s day yang dimaknai sebagai hari istimewa untuk memberikan penghargaan kepada kaum ibu yang selama ini berjasa di dalam peran domestik.

Hari Ibu diperingati sebagai momentum untuk mengenang dan menghargai semangat serta perjuangan kaum perempuan dari berbagai latar belakang dalam pergerakan, merebut, menegakkan dan mengisi kemerdekaan.

“Peringatan Hari Ibu hakikatnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan, serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia,” tuturnya.(*/pic)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update