Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Pembagian BLT Tidak Merata, Ratusan Warga Dharmasraya Serbu Kantor Walinagari

Jumat, 29 Mei 2020 | Mei 29, 2020 WIB Last Updated 2020-05-29T06:30:06Z
Gara-gara pembagian BLT tak merata, ratusan warga serbu kantor Walinagari (ek)
padanginfo.com-DHARMASRAYA- Diduga  pembagian penyaluran Bantuan Lansung Tunai (BLT) covid 19,yang tidak adil dan merata dalam pembagian tersebut,Ratusan warga serbu kantor wali nagari Ampang  Kuranji,Kecamatan Koto baru,Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat, Kamis malam (28/06) karena warga tidak puas dan kecewa sehingga mereka  melempari kantor kantor wali nagari Ampang  Kuranji dengan batu.

Hasil pantuan di lapangan kantor wali nagari ampang kuranji,sudah mulai aman dan kondusif,dengan ada anggota polsek Koto Baru dan anggota Koramil Koto Baru terlihat  berjaga jaga di sekitar kantor wali kantor wali nagari ampang kuranji guna mencegah i aksi susulan warga.

 Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, S.IK, M.T,melalui Kapolsek Koto Baru. AKP Nafris SH,yang di dampingi Camat Koto Baru, Berlian, di lokasi Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) mengatakan pihaknya menerima informasi dari  sekelompok ibu ibu dan warga yang diduga kecewa dengan pembagian  BLT pandemik covid 19 ini.yang tidak sampai  kepada mereka.

"Kami mendapat informasi adanya,sekelompok warga yang mendatangi kantor wali nagari ampang kuranji,sekitar jam 19:30 wib malam ini,Dan kami bersama anggota polsek koto baru dan pak camat koto baru dan di bantu oleh anggota Koramil Koto Baru menuju TKP,dan menenangkan sekelompok warga yang emosi dan kami bersama sama tokoh masayrakat setempat meredam masa yang telah berkumpul di halaman Kantor Wali nagari Ampang Kuranji,Kecamatan koto Baru," ujar Kapolsek

Bersama unsur wali nagari ampang kuranji dan tokoh masyarakat setempat serta dari pemerintah kecamatan Koto baru melakukan Pertemuan malam itu. Belum dikethaui hasil pertemuan terkait BLT yang tidak diterima warga setempat (eko)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update