Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Gubernur Sumbar Minta OPD Tindak Lanjuti Kunjungan Wapres dan Menteri

Senin, 19 April 2021 | April 19, 2021 WIB Last Updated 2021-12-18T10:48:18Z

 

Raker Pemprov Sumbar dengan OPD dan kepala daerah  (Foto: Biro Humas Pemprov SB)

Padanginfo.com-PADANG- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait untuk melakukan persiapan tindak lanjut kunjungan empat menteri ke Sumbar awal bulan April ini.

 Hal ini disampaikan Mahyeldi saat memimpin rapat bersama Pemerintah Provinsi Sumbar dan Bupati/Walikota Se Sumbar di Auditorium, Sabtu (17/4/2021).

 Untuk diketahui, pekan lalu Sumbar dikunjungi oleh Wapres Ma’aruf Amin dengan acara utama peresmian Pasar Rakyat Pariaman. Wapres juga memberi arahan tentang tindak lanjut penanggulangan covid-19 dan penanganan abrasi pantai. Selanjutnya juga, Sumbar dikunjungi  Menteri Perdagangan M. Lutfi, , Menteri BPN/Bappenas Suharso Monoarfa dan Menteri Pertanian  Syahrul Yasin Limpo dan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

 Dari kunjungan tersebut ada beberapa hal yang menjadi perhatian dan tindak lanjut bersama, salah satunya kunjungan oleh Menteri BPN/Bappenas yaitu berkaitan dengan Fly Over Sitinjau Lawik menargetkan mulai tahun 2022 sampai 2024 pelaksanaan pembangunannya selesai.

 Gubernur  Sumbar mengingatkan di tahun 2021 ini memulai tahap pengurusan izin lahan dan hutan lindung agar segera bisa diselesaikan, sesuai rencana tahun 2022 sampai 2024 dengan kontruksi yang sumber pendanaanya melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

 "Saya minta  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar segera  menyiapkan surat Gubernur ke menteri BPN/Bappenas untuk permohonan pembiayaan dengan SBSN,”  pinta Mahyeldi.

 Selain itu, Mahyeldi minta pula persiapan  proposal pengembangan  i stadion Sikabu di Padang Pariaman. Anggaran pembangunan lanjutanya membutuhkan dana lebih kurang Rp1,3 triliun.

 “Karena keterbatasan itu, kita merencanakan pembuangan ini melalui konsep SBSN, sehingga nanti konsekuensinya adalah pembangunan ini akan diserahkan kepada pemerintah pusat sesuai dengan melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 56 Tahun 2011. Sehingga pembiayaan dan pengelolaanya ditangani oleh pusat.

 Selain itu Mahyeldi juga menyebutkan dirinya bersama menteri juga sudah meninjau danau Maninjau. Dan berkaitan dengan itu danau Maninjau merupakan salah satu dari 15 danau prioritas nasional yang tercantum dalam RPJMN 2020-2024 yang perlu segera diselamatkan dan pulihkan kondisinya.

 Disampaikan Mahyeldi, monument yang merupakan bagian penting dalam perjuangan sejarah Indonesia juga akan dituntaskan, . Sebagai salah satu bentuk penghargaan Negara kepada daerah Sumbar.

 Demikian disampaikan siaran pers Biro Humas Pemprov Sumbar kepada padanginfo.com. (rel)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update