Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mahasiswa Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Sungai Pinang Kota Padang

Senin, 16 Agustus 2021 | Agustus 16, 2021 WIB Last Updated 2021-08-16T08:03:14Z


Foto dokumen (*)

padanginfo.com-PADANG – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76. Puluhan mahasiswa penyelam dari Unit Kegiatan Mahasiswa Diving Proklamator Universitas Bung Hatta dan Universitas Negeri Padang Diving Club bersama komunitas Andespin Kenagarian Sungai Pinang mengibarkan bendera Merah Putih di bawah laut kawasan Kenagarian Sungai Pinang dalam rangka peringatan HUT RI, Minggu (15/8/21).

“Pengibaran bendera di bawah laut di desa wisata Kenagarian Sungai Pinang tersebut diikuti 25 peserta, lebih dari setengahnya adalah penyelam wanita yang didukung tim komunitas Andespin,” kata Doval Ketua UKM-Diving Proklamator Universitas Bung Hatta.

Disebutkan Doval, kegiatan pengibaran bendera di bawah laut ini bukan baru pertama kali dilakukan tapi rutin dan setiap tahun. Pengibaran bendera dibawah laut juga merupakan upaya melanjutkan cita-cita para pejuang Bangsa Indonesia dalam mewujudkan bangsa yang merdeka, sebagai negara maritim dalam hal pengelolaan sumber daya alam secara mandiri.

Sementara itu, Wirda dari UNP Diving Club mengatakan, tidak hanya pengibaran bendera di bawah laut saja, bersama anak-anak dan pelajar di komunitas Andespin juga menggelar berbagai lomba guna memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia.

“Lomba yang diadakan antara lain balap karung, makan kerupuk, tarik tambang dan lomba lari estafet pakai kain sarung,” ujar Wirda .

Selain itu, Aulia dari Diving Proklamator UBH, menambahkan dalam menyambut HUT RI panitia bersama stakeholder terkait juga menggelar aksi bersih-bersih pantai Sungai Pinang, edukasi tentang sumberdaya pesisir dan kelautan, seperti terumbu karang serta mangrove serta ekosistem terkait lainnya.

Davit Hidayat, pengelola komunitas Andespin menambahkan, potensi sumberdaya kelautan dan pesisir, khususnya di kawasan Sungai Pinang belum dikelola dengan baik sehingga kegiatan tersebut sekaligus mengkampanyekan potensi pariwisata maupun keaneka ragaman sumber daya bahari.

“Kami ingin mengkampanyekan kepada masyarakat, sebagai bangsa dengan sumber daya alam yang besar, khususnya masyarakat pesisir sehingga dapat mengelola sumber daya alamnya dengan baik, ” kata David. (rel)

×
Berita Terbaru Update