Notification

×

Indeks Berita

Gubernur Sumbar: Kerugian Sementara Bencana Rp366 Miliar

Kamis, 14 Maret 2024 | Maret 14, 2024 WIB Last Updated 2024-03-14T00:21:15Z
Porak Poranda. Inilah kondisi satu rumah warga di kota Padang akibat banjir yang terjadi Kamis malam 7 Maret 2024. 

padanginfo.com-PADANG
- Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan kerugian bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi Kamis dan Jumat pekan lalu dalam hitungan sementara mencapai Rp366 Miliar.

Jumlah kerugian itu dipaparkan Gubernur Mahyeldi pada rapat tingkat kementrian terkait bencana di Sumbar melalui   televonfrence bersama Menteri Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan (PMK) Muhajir Effendi, Rabu 13 Maret 2024.

Gubernur menjelaskan,  kejadian bencana banjir dan longsor di Sumbar  melanda setidaknya 12 dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, yaitu Kabupaten Pasaman Barat, Mentawai, Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Pariaman, serta Kota Padang.

"Dampak paling besar terjadi di Pesisir Selatan dan Padang Pariaman. Secara keseluruhan, bencana ini menimbulkan kerugian sementara mencapai Rp366 miliar. Selain itu, 27 warga kita meninggal dunia, 5 orang masih dalam pencarian, lebih dari 80 ribu warga terdampak, 5.223 unit rumah rusak, 31.479 unit rumah terdampak, 30 unit sekolah rusak, 2 unit sarana kesehatan rusak, 50 unit tempat ibadah rusak, 2.213 ekor ternak mati atau hilang, dan lebih dari 5.000 hektare lahan pertanian juga terdampak," kata Mahyeldi.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) serta kementerian terkait dalam menangani dampak bencana banjir dan longsor di daerah itu.

Ia berharap pemerintah pusat melalui jajaran kementerian dan lembaga terkait terus menambah dukungan bantuan untuk daerah dan masyarakat terdampak banjir dan longsor di Sumbar.

Sejauh ini, katanya, telah dilakukan penyaluran 36 ton lebih beras dan akan menyusul 240 ton lagi untuk disalurkan. Selain itu, untuk kebutuhan konsumsi warga terdampak, juga telah didirikan 27 dapur umum dengan produksi ribuan bungkus nasi setiap waktu makan.

"Pemprov Sumbar mengucapkan terima  kepada pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait, dalam memberikan perhatian pada bencana yang terjadi di Sumbar," ujarnya.

Namun di samping itu, kami tetap butuh lebih banyak dukungan, termasuk terkait dengan relokasi perumahan warga yang harus dilakukan, seperti di Langgai Pesisir Selatan dan Batang Anai Padang Pariaman. Selain itu, kita juga butuh bantuan atas kerugian lahan pertanian dan ternak yang dialami dalam musibah kali ini," ujar Mahyeldi sebagaimana diwartakan Antara. (in).

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update