Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Terbakar Dua Kali, Pemprov Segera Bangun Pasar Koto Baru

Rabu, 28 Maret 2018 | Maret 28, 2018 WIB Last Updated 2018-03-28T12:45:50Z
PadangInfo - KOTO BARU – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berencana akan melakukan revitalisasi pasar Koto Baru. Pemprov Sumbar akan menyiapkan dana sebesar Rp10 miliar. Sedangkan masalah pembebasan tanah merupakan tanggung jawab dari Pemda Kabupaten Tanah Datar.

“Pemda Tanah Datar diharapkan segera dapat menyelesaikan masalah pembebasan lahan tanah tahun ini. Tahun depan kita langsung pindahkan pasarnya ke belakang,” kata Wagub Sumbar, Nasrul Abit saat meninjau lahan untuk revitalisasi pasar Koto Baru sekaligus memberikan bantuan kepada enam kepala keluarga korban kebakaran, Pasar Koto Baru Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah, Selasa (27/3).

Dikatakan Wagub, ada dua rencana pemerintah terkait permasalahan kemacetan yang menjadi persoalan serius di pasar Koto Baru. Pertama, pasar akan direvitalisasi dan ditarik ke belakang di lahan seluas 2 hektare. Kedua, pembangunan jalan arternatif agar jalan Koto baru tidak macet lagi.

Untuk konsep pembangunan pasar yang akan direvitalisasi, Wagub minta perencanaan masterplan-nya tertata dengan baik. “Parkirnya dimana, tempat bongkar barangnya dimana, tempat jualan yang basah dengan yang kering harus terpisah. Artinya, konsep pasarnya harus jelas dan modern serta memperhatikan pembangunan berbasis lingkungan,” ujar Nasrul Abit seperti dikutip padangmedia.com.

Pasar Koto Baru nanti akan menjadi sebuah pasar tradisional yang bergaya modern. Tidak lagi membuat macet jalan Koto Baru seperti saat ini.Pasar ini setahun belakangan dua kali terbakar.

Semua SKPD di Pemprov maupun Pemda Tanah Datar serta pihak-pihak yang terlibat diminta segera menyiapkan dokumen terkait revitalisasi pasar tersebut. Jika dokumennya sudah disiapkan, Pemprov akan segera mengekspos dan menlaporkan kepada Menko Kemaritiman dan Kementerian Perhubungan. Kapan perlu akan disampaikan juga kepada Presiden atau Wapres, ujar Wagub.

Pada kesempatan itu, Wagub juga menyerahkan bantuan bagi enam KK korban kebakaran pada Minggu (25/3) malam. Kebakaran menghanguskan 6 buah ruko dan satu rumah di kawasan pasar Koto Baru. Ditaksir kerugian materi akibat kebakaran mencapai Rp1,5 miliar.

Pemerintah Provinsi melalui Baznas membantu uang sebesar Rp5 juta untuk setiap KK. Sedangkan dari BNPB, bantuan berupa empat buah tenda setiap KK dan dan peralatan rumah tangga. Wagub berharap para korban kebakaran agar tabah menghadapi musibah tersebut dan mulai membangun lagi usahanya. (*)
×
Berita Terbaru Update