Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Kepala Dinas PMPTP Padang Pariaman Antar Langsung IMB ke Warga

Jumat, 20 April 2018 | April 20, 2018 WIB Last Updated 2018-04-20T07:26:30Z
Padang Info.com - PADANG PARIAMAN - Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara mengantar langsung Surat Keputusan (SK) Perizinan IMB yang sudah tuntas ke rumah -rumah warga, Kamis (19/4).

Target SK yang akan diantar berjumlah 9 lembar dengan lokasi berbeda-beda. Perjalanan difasilitasi kendaraan khusus Program AJEP.

Tujuan pertama ke Kampuang Bonai, Nagari Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung. Nama pemilik bernama Nema (74), suku Sikumbang. SK IMB dengan jenis bangunan Ruko lantai satu. Sampai dilokasi, hanya bertemu salah satu kerabat pemilik.

Menurut Andi, Nema pemilik ruko tersebut berada di Jakarta. Bangunan ini dibuat untuk minantu bersama anak-anaknya. Dengan diantar langsung ke rumah, memberi kemudahan, sehingga pemilik tidak lagi sulit menjemput surat tersebut.

Setelah tuntas di Parit Malintang, perjalanan dilanjutkan ke Kecamatan Lubuk Alung. Pemilik SK atas nama Junaidi (42) beralamat korong Pasia Laweh dan Riki (32), di Pasar Lubuk Alung. Junaidi merasa senang dan sangat terbantu dengan Program AJEP ini.

"Kami sangat puas dan senang DPMPTP Padang Pariaman. Selain pengurusan transparan, mudah dan cepat, surat pun langsung diantar ke tempat kami. Berharap jajaran DPMPTP beserta pimpinannya juga diberi kemudahan pula dalam bekerja dan prestasi," ujarnya.

Kepala DPMPTP Padang Pariaman, Hendra Aswara mengatakan, Progam tersebut telah berlangsung sejak Januari 2018 dan berdampak peningkatan PAD.

"Dari Rp1.5 miliar yang ditargetkan dari pimpinan selama 2018, malah baru 4 bulan berjalan sudah mencapai Rp1.2 miliar. Dimungkinkan di akhir tahun 2018 ini menjapai Rp2,5 miliar," kata Hendra.

Namun untuk menjalani program tersebut bukan tidak ada rintangan yang menghalang. "Saat kami mengantar SK IMB ke sembilan lokasi, sempat mengalami bocor ban. Dan menelan waktu beberapa jam. Perjalanan tersebut terus dilanjutkan hingga surat tuntas diantar," Terang Mantan kabag Humas Pemkab Padang Pariaman tersebut.

Bila tidak sempat, Program AJEP dilaksanakan oleh petugas khusus yang dijalankan selama 2 kali dalam seminggu. "Masyarakat juga bisa meminta dijemput dan diantarkan dalam waktu jadwal tugas. Dengan syarat surat-surat sudah dipenuhi," jelasnya(mir)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update