Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Puluhan Peserta Diklat Keracunan, Dilarikan ke RSUD Pasaman

Kamis, 12 April 2018 | April 12, 2018 WIB Last Updated 2018-04-12T11:59:50Z
Padang Info.com - PASAMAN – Pelaksanaan Diklat Prajabatan Golongan II dan III di Pasaman terkendala. Sejumlah peserta diduga keracunan makanan hingga mereka harus dilarikan ke rumah sakit.

Diklat prajabatan bagi calon pegawai negeri sipili di Kabupaten Pasaman itu dilaksanakan di Hotel Hamco, Lubuk Sikaping. Beberapa hari, kegiatan berjalan dengan lancar.

Namun, Kamis (12/4/2018) pagi, sejumlah peserta diklat mengeluh sakit perut. Mereka kemudian muntah-munta, mencret, merasa pusing dan keluhan lainnya. Tidak hanya seorang. Paling tidak ada sepuluh orang yang mengalami keluhan yang sama.

Karena gejala keracunan itu makin parah, mereka segera dilarikan ke RSUD Pasaman. Sepuluh korban tersebut yakni Vika Maharani (27), Vivin Marlen (27), Metra (28), Fitri (29), Rani Susanti (30), Mutia Havizah (30), Ummi (30), Sri Sudarti (31), Indra Mayeldi (36) dan Syafdina Yesi (36).

Di RSUD Pasaman, mereka segera ditangani di ruangan IGD RSUD setempat. “Hasil pemeriksaan sementara, rata-rata para korban mengalami muntah dan dan pusing,” kata Direktur RSUD Lubuk Sikaping, Yong Marzuhaili.

Siangnya didapatkan informasi, korban terus bertambah. Tidak saja yang nginap di Hotel Hamco. Tetapi yang bermalam di Wisma Murni juga mengalam keracunan. Peserta Diklat diinapkan pada di dua penginapan tersebut dengan satu tempat penyedia jasa konsumsi.

"Pasien yang berasal dari CPNS Pemkab Pasaman bertambah menjadi 23 orang. Sebanyak 13 orang dari Hotel Hamco dan 10 orang dari Wisma Murni," ujar Kabid Pelayanan Medik RSUD Lubuk Sikaping, d

Kuat dugaan mereka keracunan dari makanan yang disediakan panitia. Untuk perserta Diklat, panitia mengorder dari pihak penyedia jasa konsumsi. Bukan dari hotel. .

Informasi yang berhasil dihimpun, para korban sebelumnya ada yang mengkonsumsi makanan seperti bakso, gorengan, pecal lele, kolak dan lain sebagainya. Setelah itu mereka merasa pusing dan muntah-muntah.

"Kami masih mendalami kasus ini bersama tim medis. Kita juga masih melakukan pendataan korban. Penyebab keracunan masih kita dalami," jelas Yong.(pic)
×
Berita Terbaru Update