Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Dharmasraya Diselimuti Kabut Asap Diduga Kiriman Riau dan Jambi

Jumat, 26 Juli 2019 | Juli 26, 2019 WIB Last Updated 2019-07-29T07:36:53Z
Padanginfo.com - DHARMASRAYA - Sepekan belakangan, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, diselimuti kabut asap. Jarak pandang di sana bahkan hanya 50 meter pada Kamis pagi (25/7). Sejauh ini, masyarakat masih terlihat beraktivitas seperti biasa.

Kalaksa BPBD Dharmasraya, Eldison, mengatakan kabut asap diperkirakan telah menyelimuti seluruh daerah di Dharmasraya selama sepekan ini. Untuk mengantisipasi dampak kesehatan, pagi tadi pihaknya membagikan masker sebanyak 10 kotak kepada masyarakat dan pengendara di jalan raya.

"Pagi tadi yang paling parah, dipekirakan jarak pandang hanya 50 meter hingga 100 meter. Sejauh ini, himbauan kita kepada masyarakat untuk menggunakan masker apabila beraktivitas di luar ruangan," katanya, Kamis (25/7) seperti dikutip kumparan.com.

Menurutnya, dari hasil koordinasi dengan BMKG sebelum terjadinya kabut asap, Dharmasaraya merupakan salah satu daerah yang tidak memiliki titik panas. Untuk itu, diduga kabut asap itu merupakan kabut asap kiriman dari daerah tetangga, Jambi dan Riau

"Selanjutnya kita sampaikan kondisi ini ke Stasiun Global Atmosphere Watch (GAW), untuk dilakukan uji kualitas udara, apakah ini kabut asap akibat kebakaran lahan, atau kabut embun pagi," ungkapnya.

Eldison menjelaskan, biasanya kabut asap lebih tebal pada pagi hari. Sementara ketika beranjak ke waktu siang hingga malam, kabut asap terlihat menipis. Terkait cuaca, Dharmasraya sudah dua hari tidak diguyur hujan, sehingga kabut asap belum bisa hilang.


"Sekitar dua hari yang lalu pernah turun hujan, cuma hujan ringan hanya berlangsung sebentar," tegasnya.

Apabila kondisi ini masih berlangsung lama, BPBD akan turun ke sekolah-sekolah membagikan masker kepada pelajar, guna mengantisipasi dampak kesehatan.

Salah seorang warga di Dharmasyara, Teguh, mengaku bahwa kondisi kabut asap telah mengkhawatirkan. Terutama di waktu pagi, katanya, perlu berhati-hati dalam berkendara karena jarak pandang yang begitu pendek.

"Paling parah itu waktu paginya, untuk pergi kerja saja ketika bawa sepeda motor harus ekstra hati-hati. Karena memang jarak pandang pendek kali. Selama ini belum pernah terjadi kabut asap seperti ini," ungkapnya.

Teguh mengaku suasana pagi hari di Dharmasraya agak sejuk jika dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Untuk itu, ia pun tidak mengetahui, apakah kabut asap itu adalah kabut asap akibat kebakaran lahan, atau malah kabut embun pagi.(*)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update