Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Banjir Bandang Landa Tiga Nagari di Agam

Jumat, 13 Maret 2020 | Maret 13, 2020 WIB Last Updated 2020-03-13T04:47:02Z
Salah satu jembatan yang putus dilanda banjir bandang di Sitalang.
padanginfo.com - AGAM - Banjir bandang menghantam Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (12/3/2020) malam. Sebuah sekolah rusak beras, pasar rusak dan puluhan rumah terendam. Tidak ada korban jiwa.

Tiga nagari (desa) yang dilaporkan terkena dampak cukup besar itu adalah Nagari Sitanang, Bawan dan Batu Kambing.

"Banjir bandang terjadi pada Kamis malam kemarin. Ada tiga nagari di Kecamatan Ampek Nagari,"  jelas Camat Ampek Nagari, Roza Syafdefianti yang dihubungi Kompas.com, Jumat (13/3/2020).

Di Batu Kambing, sekolah MTsN mengalami rusak berat karena dinding sekolah, ruang OSIS dan dinding Mushala sekolah roboh. Selain itu, sekitar 30 rumah warga terdampak banjir tersebut.

Sementara di Sitanang, satu jembatan penghubung di daerah itu putus yang menyebabkan sarana transportasi terganggu. Jembatan di Jorong Melayu Nagari Sitalang ini menjadi penghubung antara Kecamatan Ampek Nagari dan Kecamatan Palembayan hanyut terbawa arus.

Puluhan rumah warga terendam. Pasar Sitanang dilaporkan juga mengalami dampak banjir karena terendam air hingga setengah meter. Enam kios milik warga di Nagari Sitalang juga mengalami8 kerusakan sedang hingga rusak berat.

Banjir bandang terjadi akibat hujan deras yang yang mengguyur Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, sejak Kamis siang.

"Ketinggian air sempat mencapai satu meter. Namun kini kondisinya sudah surut, hanya menyisakan material lumpur setinggi 30-50 cm," sebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Erman Rahman.

Bupati Agam, Dr H Indra Catri langsung bergerak cepat menuju lokasi bencana. Ia menginstruksikan OPD terkait untuk melakukan pendataan dampak yang ditimbulkan dan segera melakukan penanganan.

Hingga siang, pihak BPBD Kabupaten Agam dibantu Satpol PP Damkar dan TNI Polri beserta pihak terkait lainnya sudah berada di lokasi untuk melakukan pendataan dan membersihkan material lumpur yang merendam rumah warga.(*/afr)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update