Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Beredar Video Penangkapan Terduga Teroris di Payakumbuh

Kamis, 12 Maret 2020 | Maret 12, 2020 WIB Last Updated 2020-03-12T08:44:15Z
padanginfo.com - PAYAKUMBUH - Penangkapan terhadap YD yang diduga terkait dengan aksi teroris JAD dilakukan di tengah jalan. Diduga YD berusaha kabur ketika dilihat banyak orang di sekitar rumah mertuanya.

Aksi penangkapan terhadap warga Pekanbaru ini sempat direkam warga melalui video. Video dengan durasi 3 menit 12 detik itu kini viral dan beredar pada sejumlah grup WhatsApp.

Dari video yang beredar itu tampak dengan jelas ketika YD ditangkap di tengah jalan olah dua orang yang memakai helm tertutup. Dua pria bercelana pendek itu diduga akan petugas Densus 88.

Ketika dijatuhkan dan dibekap di tengah jalan, FD terdengar bersuara minta tolong. Ia juga membantah sebagai teroris. Tampak penangkapan di jalan perisis di depan rumah warga yang pagar temboknya bercat biru. Warga juga terlihat melintas saat penangkapan.

"Ambo difinah ya Allah. Ambo bukan teroris. Allahu Akbar. Saya bukan teroris.  Tolong panggil keluarga ambo. Tolong. Ambo dibilang teroris. Ya Allah. Apo salah Ambo. Pak tolong pak. Allahu Akbar," begitu teriak dan rintihan YD.

Kemudian bertambah petugas yang menggerubungi YD. Empat orang pria yang kemudian terlihat tidak memperdulikan teriakan YD. Petugas berusaha memborgol YD yang sudah tertelungkap di tengah jalan.

Di akhir tayangan video tersebut terlihat petugas berhasil mengikat tangan YD dengan tali. Terlihat sekilas wajah FD. Rambutnya pendek. Pun tampak bercak darah di sisi keningnya. Suara dan teriakan serta permohonannya masih terdengar.

Baca Juga: Seorang Warga Pekanbaru Ditangkap Tim Densus 88 di Payakumbuh

Warga yang mengetahui aksi penangkapan langsung berbondong-bondong ke lokasi, setelah adanya dua unit mobil Dalmas Polres Payakumbuh bersama belasan polisi melakukan pengepungan.

"Tadi sebelum ditangkap, polisi sempat mengepung sebuah rumah di sini," kata seorang warga.

Lurah Bulakan Balai Kandi Indra membenarkan adanya penangkapan seorang warganya yang diduga terlibat jaringan teroris.

"Memang, tadi kami diminta kepolisian menjadi saksi proses penangkapan. Penangkapan sekitar pukul 15.00 WIB, sebelum salat asar," kata Indra di lokasi kejadian.

Usai ditangkap, Tim Densus 88 yang juga dibantu anggota Polres Payakumbuh melakukan penggeledahan di rumah mertua YD yang berjarak sekitar ratusan meter dari lokasi penangkapan. Menurut warga, YD merupakan warga Kota Pekanbaru dan tinggal di rumah mertuanya di Balai Kandi sejak setahun lalu.(afr)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update