Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Mahasiswa Unand yang Meninggal di Kosan Dibawa ke RS Bhayangkara

Minggu, 08 Maret 2020 | Maret 08, 2020 WIB Last Updated 2020-03-08T10:22:52Z
padanginfo.com - PADANG - Jenazah mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Kelurahan Limau Manis, Kota Padang telah dievakuasi pihak kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar, Sabtu malam (7/3/2020).

FD ditemukan meninggal dunia di indekos kawasan Jalan Bandes, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sabtu (7/3/2020) malam. Ia ditemukan meninggal dunia pertama sekali oleh rekannya.

Sepupu korban, Reofaldo (21) mengatakan, beberapa hari yang lalu, korban yang diketahui merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Unand yang sedang menempuh semester 5 itu sempat menelepon temannya untuk meminta pertolongan karena tak sanggup menahan sakit kepala.

“Saya komunikasi terakhir dua minggu yang lalu. Akhir-akhir ini tak pernah ngeluh sakit dia. Tapi tanggal 10 Januari kemarin dia sempat dirawat di Semen Padang Hospital,” sebutnya.

Sebelumnya, FD pernah dirawat akibat berlebihan minum obat sakit kepala. Selama kurun waktu dua hari korban menelan puluhan obat sakit kepala jenis panadol.

“Terakhir sakit karena berlebihan minum obat panadol. Dirawat di rumah sakit Semen Padang Hospital semalam untuk mengeluarkan dosis obatnya,” ujarnya.

Reofaldo tidak mengetahui alasan saudaranya sampai berani menelan puluhan obat sakit kepala. Namum diakuinya korban sempat mengeluhkan sakit kepala sebulanan yang lalu.

Ketua RT setempat, Hasan Basri menyebutkan, dia tidak mengetahui pasti kronologi mahasiswa yang ditemukan sudah tak bernyawa itu. Awalnya, ia mendapat informasi dari teman korban bahwa korban sudah ditemukan tidak sadarkan diri.

Belum diketahui penyebab pasti mahasiswa Fakultas Hukum Unand itu meninggal. Sementara, jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

Dekan Fakultas Hukum Unibersitas Andalas Busyra Azheri membenarkan korban merupakan mahasiswanya. Korban diketahui pernah dirawat di rumah sakit.

“Keluhannya sakit kepala. Dirawat seminggu yang lalu. Tapi almarhum tak betah di rumah sakit, dan meminta pulang. Akhirnya rawat jalan. Satu minggu ini sudah di kosan,” kata Busyra, Minggu (8/3/2020).

Ia mengatakan, mahasiswa tersebut belakangan memang tidak masuk kuliah. Karena mengeluh sakit di kepala, ia sering mengkonsumsi obat untuk menghilangkan sakit.

“Almarhum ini memang asli Sawahlunto, tapi besar di Jakarta. Orang tuanya ada di Jakarta. Kami keluarga fakultas hukum turut berdukacita atas meninggalnya almarhum,” paparnya.(ak)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update