Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Guru dan Operator Sekolah Positif Covid-19, Sekolah di Pariaman Kembali Diliburkan

Senin, 20 Juli 2020 | Juli 20, 2020 WIB Last Updated 2020-07-20T08:15:33Z
padanginfo.com - PARIAMAN - Dua orang positif covid-19 di Kota Pariaman. Mereka adalah guru dan operator sekolah. Akibatnya, Pemko Pariaman memutuskan untuk meliburkan kembali aktifitas sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Syahrul menyebutkan positifnya dua warga itu diketahui dari hasil laboratorium fakultas kedokteran Unand yang hasilnya telah diterima Dinas Kesehatan Kota Pariaman Minggu (19/7/2020) sore
.
Pemerintah mewajibkan tes swab bagi seluruh guru sekolah dan madrasah yang berada di bawah Kementerian Agama. “Kita melaksanakan tes swab hari Jumat lalu kemudian dikirim ke laboratorium di Padang. Dua positif," jelasnya.

Dua yang positif covid-19 itu guru honor dan operator sekolah di salah satu MTsN.

Tim gugus tugas langsung melakukan isolasi terhadap pasien. Kemudian orang-orang yang diduga pernah kontak dengan keduanya juga diisolasi. Sekolah tersebut juga diliburkan sementara.

“Kita sudah melakukan tracing. Kemudian yang berhubung dengan beliau kita minta isolasi mandiri di rumah selama 15 hari. Hari ini kita juga melakukan tes swab keluarga dan siapa saja di sekitarnya yang diduga pernah kontak,” katanya.

Selanjutnya, dalam rapat bersama dengan stakeholder terkait, bertempat di Posko percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pariaman, halaman Balaikota Pariaman, Minggu malam (19/7/2020), diputuskan kembali menutup sekolah.

"Diambil keputusan untuk meliburkan kembali seluruh sekolah yang ada di Kota Pariaman selama dua minggu ke depan. Mulai dari tingkat SD, SMP/MTsN sampai SMA/SMK/MAN, dan juga untuk lembaga kursus serta PKBM," jelas Wako Pariaman Genius Umar.

Dengan adanya dua kasus Covid-19 ini, maka status Kota Pariaman telah berubah dari zona hijau menjadi zona kuning. "Kita tidak ingin nantinya virus ini semakin meluas. Apalagi dua orang tersebut adalah tenaga pendidik yang tentu banyak kontak dengan anak-anak dan pihak lainnya," kata Genius pula.

Disebutkannya, anak-anak akan kembali belajar dengan sistem daring. Sampai situasi kondusif kembali.(afr)

×
Berita Terbaru Update