Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Meski Hujan, Mahasiswa Gelar Demo di DPRD Sumbar

Rabu, 07 Oktober 2020 | Oktober 07, 2020 WIB Last Updated 2020-10-07T10:39:57Z

Ribuan mahasiswa yang memadati kawasan sekitar gedung DPRD Sumbar yang ipasang kawat berduri.

padanginfo.com - Ribuan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Padang menggelar aksi demo. Meski hujan turun, demo pada Rabu (7/1/10/2020) siang, tetap berjalan.

Mahasiswa dan pelajar di Padang, bertahan di depan Gedung DPRD Provinsi Sumbar. Mereka tetap berorasi meski diguyur hujan lebat yang melanda Kota Padang sejak pukul 15.00 WIB. Pada pendemo tidak bisa masuk ke halaman kantor DPRD Sumbar karena sudah dipasang kawat berduri. Mereka menggelar aksi di Jalan S Parman.

Akses Jalan S Parman terpaksa ditutup sementara oleh polisi. Gedung DPRD Sumbar sudah dipasang kawat berduri sehingga massa tidak bisa masuk ke gedung DPRD.

Para pendemo mulai berdatangan pada sekitar pukul 13.00 WIB, dari arah Jalan Hamka dan Ulak Karang. Mereka kemudian bergerak ke Gedung DPRD Sumbar dengan berjalan kaki.

Mereka menyuarakan penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang sedang dibahas DP RI untuk dijadikan undang-undang. Mahasiswa yang meminta DPRD Sumbar mendesak DPR RI membatalkan RUU Omnibus Law.

“DPRD Sumbar harus minta DPR RI untuk menolak RUU Omnibus Law,” teriak orator mahasiswa.

Menurut mereka, RUU Omnibus Law yang akan disahkan lebih berbahaya dibandingkan virus corona yang saat ini tengah merebak.

Anggota DPRD Sumbar Bakri Bakar yang mendatangi massa mengatakan akan menyampaikan aspirasi tersebut melalui surat ke DPR RI.

Disebutkannya, untuk membatalkan RUU itu, DPRD Sumbar tidak memiliki kewenangan. Hal itu merupakan wewenang pemerintah pusat dan DPR RI. Meski begitu, pihaknya akan meneruskan aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

“Kami akan kirimkan tuntutan adik-adik mahasiswa ke Jakarta, saya jamin sampai,” katanya.

Kapolresta Padang AKBP Imran Amir mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi dengan memakai kawat berduri agar aksi demo tidak anarkistis.

Kapolres menyebutkan pihaknya menurunkan 1.200 personel untuk mengamankan demo tersebut. "Ada 1.200 personel yang kita turunkan. Gedung DPRD Sumbar juga dipagari kawat berduri," jelas Imran.(afr)

×
Berita Terbaru Update