Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Gubernur Mahyeldi Temui Menteri PUPR, Usulkan Prioritas Pembangunan di Sumbar

Rabu, 05 Mei 2021 | Mei 05, 2021 WIB Last Updated 2021-05-04T19:21:07Z

Padanginfo.com-JAKARTA – Percepatan pembangunan Sumatera Barat yang tertinggal sejak 10 tahun belakangan digesa oleh Gubernur Mahyeldi Ansarullah. Hari Selasa 4 Mei 2021, Gubernur Mahyeldi menemui Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyo untuk mengantarkan beberapa proposal percepatan pembangunan infrastruktur Sumatera Barat.

Gubernur Mahyeldi berbincang-bincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuyo.

" Dalam pertemuan tersebut kita mengusulkan beberapa agenda percepatan pembangunan infrastruktur prioritaskan di Sumatera Barat yang akan berdampak besar dalam kemajuan dan kesejahteraan Masyarakat Sumatera Barat. Kita berharap, usulan tersebut, nantinya akan di tuangkan dalam penganggaran  APBN tahun 2022," kata Mahyeldi sebagaimana siaran pers yang dikirim Biro Humas Pemprov Sumbar.

Gubernur mengatakan, ada beberapa sektor yang perlu dipercepat pembangunannya. Seperti,  di bidang Bina Marga, pembangunan jalan yang telah diusulkan kementrian PUPR melalui Konreg 2021 dan nantinya akan dianggarkan sebesar Rp120 mniliar  dan akan dimulai  pada tahun 2022.

Pembangunan Ruas jalan Bunga Tanjung ke Teluk Tapang Kabupaten Pasaman Barat sepanjang 25 km dengan total anggaran Rp343,65 Miliar.

Diharapkan dengan bantuan pemerintah pusat sebesar Rp120 miliar dapat mempercepat pembangunan jalan tersebut. Selain itu juga pembangunan ruas jalan Duku – Sicincin di Kabupaten Padang Pariaman termasuk salah satu agenda dalam percepatan pembangunan.

Mahyeldi  juga menyampaikan  beberapa pembangunan jalan yang masuk dalam prioritas dalam pertemuan itu adalah pembangunan Fly Over Panorama Sitinjau Lawik sepanjang 2,6 Kkm.

Selain itu untuk usulan di Bidang Cipta Karya adalah Pembangunan Spam Regional Kabupaten Agam dan Bukittinggi dalam pelayanan air minum yang layak dan aman. Kemudian kelanjutanPembangunan Gedung Kebudayaan Sumatera Barat. Dengan nilai anggaran Rp 195.56 miliar.

Disampaikan juga ke menteri PUPR usulAN  Pembangunan TPA Regional Kota Payakumbuh menjadi titik perhatian yang sangat mendesak, perluasan TPA alternatif sangat di butuhkan karena produksi sampah kota Payakumbuh sudah Overload. Nilainya Rp34 miliar.

Bidang Irigasi, Gubernur Sumbar menekankan tentang  daerah irigasi Batang Batahan serta Rahabilitasi Daerah Irigasi Banda Laweh Sirukam. Rehabiltasi Daerah Irigasi Banda Laweh Sirukam dengan peningkatan saluran irigasi telah diusulkan Ke Kemnko Marvest dan Bappenas dengan anggaran sebesar 24,25 Milyar Rupiah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengataka, Kementrian PUPR sangat merespon dan siap membantu semua usulan-usulan pembangunan infrastruktur prioritas Sumbar yang disampaikan Gubernur Mahyeldi.

 "Intinya kami sudah mendengar semua usulan dari Gubernur Sumbar dan kami siap membantu untuk percepatan kemajuan pembangunan di Sumbar," ucap urang sumando Painan ini.

Menteri Basuki juga menambahkan, untuk mendapat bantuan pembangunan infrastruktur, Pemerintah Daerah harus pro aktif dengan mengusulkan dan menginisiasi pembangunannya terlebih dahulu. Selanjutnya, kekurangan bisa dibantu pemerintah pusat dengan dana APBN.

Dalam pertemuan bersama Menteri PUPR itu,  Gubernur  didampingi oleh Kepala Dinas PUPR Fathol Bari, Kepala Balitbang Reti Wafda, Kepala Dinas PSDA Rifda Suriani, dan Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP Sumbar Maswar Dedi. (in).

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update