Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

30 Orang Jurnalis Sumbar Studi Banding ke Solok Selatan

Selasa, 07 Desember 2021 | Desember 07, 2021 WIB Last Updated 2021-12-07T03:23:58Z

 

Sekdakab Solok Selatan Syamsurizal menyerahkan plakat kepada perwakilan rombongan jurnalis Sumbar Indra Sakti Nauli dari padanginfo.com (foto: dok.HDC).

padanginfo.com-PADANG ARO
- Sebanyak 30 orang jurnalis perwakilan berbagai media yang ada di Sumatera Barat dan ibukota  berkunjung ke Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Senin 6 Desember 2021. Kunjungan ini adalah sebagai studi banding,  kelanjutan dari Bimbingan Teknis 90 orang jurnalis se Sumbar yang berlangsung pekan lalu di Padang.

Kedatangan para jurnalis ini di Kantor Bupati Kabupaten Solok Selatan disambut Sekdakab DR. Syamsurizaldi, Asisten I Fidel Effendi dan Syafrizal Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi, Diskominfo Pemkab Solsel. Sedang rombongan jurnalis dipimpin oleh Indra Sukma, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Kominfo dan Statistik Pemprov Sumbar.

Dalam pertemuan dengan para jurnalis, Sekdakab Solsel Syamsurizaldi menyampaikan, sebagai kabupaten baru pecahan dari induk Kabupaten Solok 18ntahun lalu, , kabupaten  Solsel terus berbenah untukmeningkatkan kebutuhan masyarakat. Berbagai ketinggalan pembangunan dari kabupaten yang telah dulu ada, Solsel lebih meninikberatkanb pembangunan kepada infrastruktur yang akan menunjang perekonomian rakyat.

Untuk itu, jelas Syamsurizaldi, kabupaten dengan  jumlah penduduk lebih kurang 182 ribu jiwa yang mendiami 39 nagari, 275 jorong dalam RPJMD telah menetapkan 17 produk unggulan yang akan menjadi peningkatan ekonomi masyarakat.

Dari jumlah 39 nagari, ada 9 nagari ditetapkan sebagai Nagari Tageh. Yakni nagari yang dijadikan percontohan dalam peningkatan ekonomi rakyatnya. Polanya melalui peternakan ayam boiler dibawah bimbingan tenaga ahli dari Universitas Andalas.

Hal lainnya, , sejak Kabupaten Solok dijabat Bupati Khairunas, sedang dilakukan peningkatan ekonomi rakyat melalui satu sapi satu KK. Dimana pola satu sapi satu KK ini berbeda dengan program yang dilakukan Pemprov. Untuk Solsel, pola peternakannya para petani sapi berada dalam satu. Untuk tahun anggaran 2021 jumlah pengadaan sapi sebanyak 10.050 sapi, yang sumber dananya berasal dari Kementrian Pertanian, Pokir anggota DPRD dan dana Desa.

“Kita mengawalnya secara simultan. Sehingga hasil dari penggemukan sapi ini akan memiliki nilai jual yang tinggi,” kata Syamsurizaldi.

Di sektor pertanian pencapaian targetnya, kata Sekdakab, adalah peningkatan kualitas produksi dan nilai jual yang tinggi. Sektor pertanian di Solsel didominasi sawit, padi, karet, kopi, kulit manis dan buah-buahan.

Sebelumnya, dalam penghantar kata, Indra Sakti Nauli dari padanginfo.com melaporkan maksud dan tujuan kunjungan studi banding jurnalis Sumbar ini. Di antaranya adalah untuk mendapatkan informasi yang akan disampaikan ke publik terkait pembangunan di Solsel.. Apalagi sebelumnya diketahui, Kabupaten Solok Selatan adalah peraih keterbukaan informasi publik tahun 2021 dari Komisi Informasi Sumatera Barat. (AK).

×
Berita Terbaru Update