Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Capaian Vaksinasi di Sumbar Menuju Angka 70 Persen, Tinggal 3 persen Lagi

Kamis, 30 Desember 2021 | Desember 30, 2021 WIB Last Updated 2021-12-30T07:47:56Z

Kadis Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi (dok)

padanginfo.com-
PADANG- Pelaksanaan vaksinasi di Sumatera Barat tahun 2021 ini ditargetkan sebesar 70 persen, namun hingga Kamis (30/12/2021) baru tercapai 67 persen, sehingga sebelum tutup tahun harus diupayakan  3 persen lagi.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar Arry Yuswandi mengatakan, pihaknya akan terus melalukan vaksinasi gratis hinggga capaian terus meningkat menjelang tanggal 31 mendatang.


“Kita masih terus melakukan upaya-upaya peningkatan. Vakisinasi gratis akan terus dilakukan hingga batas akhir kemampuan kita”, katanya di Padang, Kamis (30/12/2021).


Dia menyebut jika terus bekerja dan optimis hari ini hingga besok Jumat (31/12/2021). Vaksinasi akan dibantu semua pihak dan akan mencapai angka diatas 67 persen pada akhir 31 Desember 2021. Pihaknya akan berupaya bekerja penuh semangat hingga target tercapai.


“Tentu ada yang pesimis dengan kondisi kekinian, tetapi kita akan terus bekerja semangat dan optimis, dengan begitu capaian vaksinasi mampu mencapai angka berapa nantinya,” tutur dia.


Selain itu, ada juga yang menyebut data kependudukan Sumbar berbeda dari real di lapangan. Sebab ada kemungkinan warga perantau yang memakai KTP dan NIK Sumbar tetapi dia tidak lagi di Sumbar.


Untuk menjawab kemungkinan data kependudukan vaksinasi masyarakat tersebut, pihaknya sedang melakukan evaluasi. Sebab penduduk Sumbar banyak yang merantau ke daerah lain.


“Kalau datanya ada tapi orangnya di rantau bagaimana caranya bisa divaksin? Evaluasi sedang kami lakukan untuk menjawab tudingan masyarakat itu,” ujarnya.


 Pihaknya akan memastikan data penduduk Sumbar yang real dan memang berdomisili di Sumbar, sehingga nantinya ada semacam bukti atas kinerja. Bisa saja dengan jumlah penduduk yang ada sekarang sebenarnya sudah tercapai, tetapi menurut data nasional belum tercapai.(*/ak)



 


×
Berita Terbaru Update