Notification

×

Indeks Berita

Hendri Septa Direkomendasi DPP PAN sebagai Bakal Calon Walikota Padang Periode 2024-2029

Rabu, 01 Mei 2024 | Mei 01, 2024 WIB Last Updated 2024-05-01T03:25:38Z


     Hendri Septa, bakal calon walikota Padang yang diusung PAN



padanginfo.com-PADANG-   Siapa sosok bakal calon walikota Padang dari Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2024-2029 terjawab sudah 

Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) telah  merekomendasikan kepada Hendri Septa B.Bus.(Acc), M.I.B, sebagai bakal calon Wali Kota Padang periode 2024-2029.

Surat Rekomendasi yang ditandatangani Viva Yoga Maulana, Wakil Ketua Umum DPP PAN, dan Eddy Soeparno, Sekretaris Jenderal DPP PAN dikeluarkan pada tanggal 19 April 2024 di Jakarta bernomor 030/Pilkada/IV/2024.

Dalam surat rekomendasri itu, diterakan bahwa DPP PAN menugaskan kepada bakal calon Wali Kota Padang Hendri Septa untuk mencari pasangan sebagai calon Wakil Wali Kota Padang. Selain itu, ditugaskan juga untuk mendapatkan koalisi partai politik lain untuk memenuhi persyaratan pencalonan di Pilkada 2024.

“Bakal calon Wali Kota Padang Hendri Septa juga harus melakukan komunikasi intensif dengan DPW, DPD, DPC, dan DPP PAN untuk menggerakkan mesin partai dan membuat program kerja-kerja politik yang cerdas, cepat, dan konsisten agar dapat memenangkan Pilkada tahun 2024,” kata Viva Yoga Maulana, Selasa 30 April 2024.  

 Surat Rekomendasi DPP PAN untuk Bakal Calon Wali Kota Padang Hendri Septa ini, berdasarkan Anggaran Dasar PAN Pasal 20 ayat (3), Pasal 28, dan Pasal 31, Anggaran Rumah Tangga PAN Pasal 73 dan Pasal 74, dan Peraturan Partai Nomor 03 Tahun 2015 tentang Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah (PILKADA) Partai Amanat Nasional.

"PAN memprioritaskan kader yang memiliki program yang jelas dan terukur untuk daerah dan masyarakatnya. Khusus Kota Padang, Hendri Septa, petahana yang juga Ketua DPD PAN Padang, sangat tepat melanjutkan kepemimpinannya di Kota Padang," terang Viva Yoga Mauladi.

Ia memaparkan, selama ini PAN, dalam mekanisme pencalonan untuk calon kepala daerah mempertimbangkan banyak aspek. Betul-betul dikaji dan dianalisis dengan cermat dan objektif. Jadi PAN mengusulkan calon kepala daerah bukan sekadar ikut berpartisipasi dalam pilkada, tapi juga ingin memenangi pilkada.

:Ada mekanisme yang ketat. Rekam jejak, program kerja, dan respons publik menjadi penilaian DPP PAN, dan untuk Kota Padang sosok Hendri Septa sangat tepat dan sudah memenuhi semua aspek yang jadi penilaian,” terangnya.


Pencalonan Hendri Septa terkait dengan kinerja yang dicapai selama ia menjabat Wali Kota Padang dinilai cemerlang dan positif, serta sosoknya berterima semua lapisan masyarakat. Selain kinerja yang baik, hasil survei dan elektabilitas juga memperlihatkan nilai yang positif tertinggi dan bagus.

“Kita juga memerhatikan aspirasi dan respons masyarakat terhadap Hendri Septa. Masyarakat Kota Padang masih menginginkan Hendri Septa memimpin Kota Padang pada periode selanjutnya. Semua itu  berangkat dari keberhasilan yang dicapai selama memimpin Kota Padang,” urai Viva Yoga Mauladi yang merupakan salah seorang dalam tim pilkada nasional yang ditetapkan DPP PAN.


Dengan keluarnya Surat Rekomendasi untuk bakal calon Wali Kota Padang dari DPP PAN kepada Hendri Septa, maka ini sekaligus menepis isu-isu nama-nama yang beredar selama ini, terutama di tubuh PAN terkait dengan pencalonan kepala daerah di Kota Padang.

“Secara resmi, PAN sudah menetapkan Hendri Septa sebagai bakal calon Wali Kota Padang dengan dikeluarkannya surat rekomendasi ini. Selain nama Hendri Septa, itu cuma gimik dan tidak resmi,” kata ssumber  seperti dikutip sumbarsatu.

Berkaca pada sejarah, PAN pernah meraih sukses pada pilkada serentak 2020 di Sumbar. Calon kepala daerah yang diusung PAN bersama parpol koalisi menang di 7 daerah. Terbanyak ketimbang parpol besar lainnya di Sumbar. Padahal secara provinsi, PAN hanyalah partai pemenang keempat Pileg 2019, tapi Pilkada 2020, PAN berjaya.

Begitu pula, Pilkada serentak 2018. Di Sumbar ada 4 daerah yang ikut, Padang, Padang Panjang, Pariaman, dan Sawahlunto. PAN yang mengedepankan rekam jejak calon dan aspirasi murni masyarakat, alhasil di 3 daerah, calon kepala daerah yang diusung PAN bersama koalisi, menangi pilkada. (*/ak)



 

 

 

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update