Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Anggota DPR RI Athari Bantu PISEW Untuk Kabupaten Solok dan Sijunjung

Selasa, 07 Juli 2020 | Juli 07, 2020 WIB Last Updated 2020-07-07T03:02:41Z
Anggota DPR RI dapil 1 Sumbar   Athari Gauthi AArdi (f.dok0
padanginfo.com-PADANG- Anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi  berhasil menarik dana pusat sebesar Rp 13,4 Miliar dari Kementrian PURP guna membiayai sejumlah program peningkatan perekonomian masyarakat di daerah pemilihan (Dapil 1) Sumbar.

"Alhamdulillah, untuk tahun 2020 ini kita bisa menarik dana pusat sekitar 13,4 Milyar, guna membiayai beberapa program peningkatan perekonomian masyarakat.Saat ini sedang dikerjakan PISEW (Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah) Tahun anggaran 2020, " ujar anggota anggiota dewan dari fraksi PAN, yangf kerap dipanggil Athari itu, kepada padanginfo.com, Senin (6/7).

Ia juga membenarkan di tahun baru dapat  dianggarkan buat kabupaten Solokdan Sijunjung PISEW sebanyak 14 paket, masing-masing  dengan nilai 600 juta

Sebelumnya juga sudah ada beberapa program  dibawa ke Sumbar yang diinisiasi oleh Athari melalui Komisi V, diantaranya program bedah 1000 rumah tidak layak, irigasi yang sudah selesai dilaksanakan.

"Khusus program KOTAKU ada 5 titik yang disetujui oleh Pemerintah Pusat, masing - masing titiknya bernilai 1 Milyar, tapi program ini belum bisa direalisasikan karena anggaran belum tersedia." drbut anggota DPR RI dari komisi V ini

Dibagian lain, Athari menjeaskan, memasuki fase baru ( New Normal ), setelah PSBB selama beberapa bulan ini pemerintah mulai melakukan  pemulihan dan  mempersiapkan pembangunan-pembangunan infrastruktur di daerah guna memperbaiki perekonomian masyarakat. Pembangunan ini
perlu disertai dengan peningkatan human capital-nya atau kualitas sumber daya manusianya. SDM ini diperlukan agar pembangunan infrastruktur ini tetap terpelihara sampai kedepannya.

Menurutnya  pembangunan infrastruktur  membuka peluang bagi investor untuk masuk. "Saya harap pemerintah  bisa membuat kebijakan yang melindungi masyarakat lokal. Contohnya membuat kebijakan yang mengharuskan perusahaan untuk mempekerjakan 30% masyarakat lokal," tambahnya.

Athari juga memberikan apresiasi kepada Kementrian PUPR, dalam tahun anggaran 2020 ini telah mengalokasikan anggaran sebesar 13,4 Milyar guna membiayai program peningkatan kesejahteraan masyarakat,walaupun belum sepenuhnya anggaran tersebut disediakan, sehingga ada beberapa program belum bisa dikerjakan.(ris)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update