Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kampus Unand Ditutup

Sabtu, 24 Juli 2021 | Juli 24, 2021 WIB Last Updated 2021-07-24T11:58:24Z

Rektorat Unversitas Andalas.

padanginfo.com - PADANG - Pandemi Covid-19 meningkat di kawasan kampus Universitas Andalas. Dalam upaya menekan penyebarannya, pihak Rektor memutuskan untuk menutup sementara semua kegiatan di kampus Limau Manis itu.

“Unand menutup sementara seluruh aktivitas, kecuali pelayanan rumah sakit, keamanan dan kebersihan kampus,” kata Rektor Unand Yuliandri dalam surat edaran.

Penutupan kampus itu disebutkan dalam Surat Edaran (SE) Rektor Unand SE No. 7/UN16.R/SE/2021. Penutupan dilakukan dengan mengacu pada SE Sekjen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi No. 11/2021 tanggal 2 Juli 2021.

Dalam SE yang ditandatangani 23 Juli 2021 tersebut, Yuliandri menegaskan penutupan sementara Universitas Andalas dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19. “Telah terjadi peningkatan yang signifikan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada sivitas akademika dan tenaga kependidikan Unand,” sebutnya.

Dalam SE, Yuliandri juga menjelaskan tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau cuti selama libur nasional dalam masa pandemi Covid-19. Kemudian, pada SE Wali Kota Padang tentang PPKM Darurat, dan Instruksi Mendagri tentang perpanjangan PPKM.

Kabag Humas dan Protokol Unand Ilfa Trisia mengatakan, tindakan menutup kampus sementara diambil setelah beberapa waktu lalu ada peningkatan kasus covid-19 di Unand. Beberapa dosen dan tenaga pendidikan di Unand juga dilaporkan meninggal akibat covid-19.

“Pemberlakuan lockdown oleh kampus mengingat kondisi terakhir di kampus, sehingga lebih baik kita menutup sementara, karena beberapa hari belakangan ada dosen dan staf pendidikan yang terkena,” katanya, Sabtu (24/7/2021).

Selain menutup kampus sementara, Unand juga telah menggelar vaksinasi beberapa waktu belakangan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. Vaksinasi ditujukan kepada civitas akademika dan mahasiswa.

Sebagaimana sudah diketahui, dua orang dosen dan seorang tenaga pendidik Unand meninggal dunia akibat covid-19 yakni Prof. Dr Helmi Arifin, Guru Besar Fakultas Farmasi Unand, dan Arif Rahmad, dosen Fakultas Peternakan Unand dan Firdaus, tenaga kependidikan Fakultas Peternakan Unand.(*/afr)

×
Berita Terbaru Update