Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Gubernur Mahyeldi Minta kabupaten kota di Sumbar Genjot Produksi Padi dan Jagung

Jumat, 04 Februari 2022 | Februari 04, 2022 WIB Last Updated 2022-02-04T03:12:55Z

padanginfo.om-PADANG-aGubernur sumatera Barat (Sumbar) I Mahyeldi Ansharullah meminta kepala daerah di wilayahnya untuk meningkatkan produksi padi dan jagung. Sebab permintaan kebutuhan daerah luar Sumbar untuk kedua produk pertanian itu sangat tinggi dan harga jual bersaing. 

Harapan itu disampaikan Mahyeldi dalam rapat kerja bersama kepala dinas pertanian kabupaten kota se Sumbar,  Kamis 3 Februari 2022 di Padang. 

 Gubernur mengapresiasi program dan masterplan yang disiapkan beberapa kabupaten kota dalam upaya menggenjot produksi pertanian di Sumbar, baik padi maupun jagung.



"Pemerintah Provinsi akan memberi dukungan penuh, mulai dari subsidi pupuk hingga gandeng dunia usaha demi kesejahteraan para petani," kata Mahyeldi.  Turut hadir dalam rapat tersebut, perwakilan dari PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk, yang saat ini sedang membangun pabrik produksi pakan ternak di Sumbar.

Menurut gubernur, dalam satu tahun belakangan ini prospek sektor pertanian di Sumbar terus menunjukkan tren positif. Data menunjukkan Nilai Tukar Petani (NTP) tahun 2021 menjadi yang tertinggi selama lima tahun terakhir, mencapai 107,59. Ditambah lagi pertumbuhan laju sektor pertanian dan nilai ekspor pertanian terus tumbuh.

"Sektor pertanian kita memang sangat prospek. Dalam tahun 2021, nilai tukar petani kita naik, ekport pertanian juga meningkat. Ini fakta bahwa permintaan luar negeri untuk produk pertanian kita juga tinggi. Khusus untuk jagung, berapapun produksi kita, selalu diserap pasar," ujarnya. 

"Peluang kita sangat besar, harus ada grand desain untuk jagung. kita ingin mendorong kabupaten dan kota buka lahan baru. Pasarnya sudah jelas,  siap dukung untuk land clearing, dan optimalisasi penyediaan pupuk. Intinya, kita bangun kerjasama dengan berbagai pihak untuk rakyat," ungkap Mahyeldi.

Politisi PKS  ini juga menambahkan, beberapa kiat yang bisa dimanfaatkan untuk menambah produksi jagung, khususnya untuk daerah yang memiliki lahan sawit, melalui pemanfaatan lahan replanting sawit yang cakupannya sangat luas.

Keinginan gubernur tersebut disambut baik oleh Kepala dinas pertanian dari kabupaten dan kota.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Limapuluh Kota Wita Porsepwandi menyebut Pemkab Limapuluh Kota saat ini sedang menyusun masterplan penanaman jagung untuk lima tahun ke depan. 

"Untuk lahan kita ada 700 hektar HGU bekas kebun teh, dan di Halaban juga tiga ribu hektar. Ini belum termasuk lahan yang dikelola kelompok tani, ada 1860 hektar. Pemkab juga akan menyiapkan dukungan untuk menunjang program unggulan provinsi dengan membantu traktor dan alat tanam untuk para petani," kata Wita.

Hal senada juga disampaikan perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar. Tahun ini Pemkab Tanah Datarl menargetkan produksi jagung 35 ribu Ton. Untuk mendukung itu, saat ini terdapat 1.000 hektar lahan tidur dan Bupati baru-baru ini meluncurkan program bajak untuk petani.

Sementara itu, perwakilan dari PT. Charoen Pokphand menyatakan kesiapan untuk menampung produksi jagung petani, perorangan maupun kelompok. Kebutuhan perusahaan ini mencapai 15 rb ton/perbulan..

Demikian Siaran Pers yang disampaikan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Pemprov Sumbar.(in) 




Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update