Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

KPUD Sumbar Menemui Gubernur Terkait Persiapan Pemilu 2024

Jumat, 04 Februari 2022 | Februari 04, 2022 WIB Last Updated 2022-02-04T09:36:36Z

 


 


Padanginfo.com-PADANG-
Lima orang komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah  Sumbar dipimpin Ketuanya Yanuk Sri Mulyani mememui Gubernur Mahyeldi terkait persiapan Pemilu 2024, Jumat 4 Februari 2022 di Gubernuran.

 

Dalam pertemuan itu, Ketua KPUD Sumbar Yanuk menyampaikan beberapa hal terkait  jadwal pemungutan suara pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Anggota Dewan Perwakilan Daerah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota  serentak.

 

Berdasarkan Keputusan tersebut, lanjut Yanuk, KPU telah mendesain rancangan tahapan pemilu dan pemilihan serentak Tahun 2024. Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada tanggal 27 November 2024, dimana Pembiayaan sudah harus dianggarkan pada Tahun Anggaran 2023 dan 2024.

 

"Untuk sementara rancangan penyusunan anggaran masih mengacu pada Pemilihan Serentak 2020 sembari menunggu Petunjuk Teknis dari KPU dan Kemenkeu," kata Yanuk.

 

Dalam kesempatan itu Yanuk menyampaikan permohonan dukungan  Pemprov  untuk hibah tanah dan bangunann  dan Bangunan Kantor KPUD Sumbar. Dimana saat ini gedung dan tanah  KPUD sekarang tidak memadai. Sementara KPUD Sumbar secara kebutuhan butuh tempat yang luas dan bangunan yang memadai. Termasuk kondisi kenderaan operasional KPUD yang tidak memadai.

 

" Kami mohon dukungannyaGubernjur untuk memfasilitasi," ujar Yanuk.

 

Gubernur Buya Mahyeldi menyambut baik audiensi KPU Sumbar dan merespon positif keinginan untuk dukungan pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024.

 

Untuk hibah tanah tanah, gubernur mengatakan akan mengupayakan pengadaan lahan untuk kantor KPU. Bahkan untuk memastikan hal itu, gubernur secara langsung menghubungi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sumbar, Delliyarti.

 

Untuk sarana kendaraan, gubernur menyarankan kepada KPU Sumbar untuk menggunakan sistem sewa yang lebih efisien dan efektif sebagaimana telah mulai dilakukan di Pemprov Sumbar.

 

"Tanggung jawab kerja kita besar. Jangan sampai urusan teknis mengganggu pekerjaan, jadi kalau disewa kita tidak memikirkan perawatan lagi, bisa fokus bekerja," ucap gubernur.

 

Rombongan  KPUD Sumbar  yang dipimpin Ketua Yanuk Sri Mulyani, didampingi Komisioner lainnya; Izwaryani, Gebril Daulai, dan Yuzalmon, serta Sekretaris KPUD Firman.

 

Demikian Siaran Pers yang disampaikan Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Pemprov Sumbar. (in).

 

 

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update