padanginfo.com-PAYAKUMBUH — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota, Elzadaswarman mengatakan bulan Ramadan menjadi ruang refleksi dan penguatan kepedulian sosial sekaligus mendorong pembangunan daerah ke arah yang lebih baik.
“Bulan Ramadan bisa mengubah mindset kita ke arah yang lebih baik. Setiap kebaikan yang kita lakukan di bulan penuh berkah ini bernilai ibadah dan akan dibalas Allah dengan pahala berlipat ganda,” kata Elzadaswarman saat mendampingi Tim Safari Ramadan Provinsi Sumbar di Masjid Darul Ikhlas, Kelurahan Padang Alai Bodi, Jumat (20/02/2026).
Ia menjelaskan, Pemko Payakumbuh membagi tim Safari Ramadan ke dalam lima kelompok agar dapat menjangkau lebih banyak masjid dan masyarakat di berbagai kelurahan.
“Wali Kota bersama kami, atas nama Pemko Payakumbuh, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat. Kita akan terus memberikan yang terbaik untuk warga Payakumbuh. kita juga mohon dukungan untuk pembangunan daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat untuk Payakumbuh Maju Sejahtera,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Tim Safari Ramadan Provinsi Sumbar yang dipimpin Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menyalurkan bantuan sebesar Rp113 juta di tiga lokasi di Kota Payakumbuh.
Bantuan tersebut meliputi rehab rumah tidak layak huni sebesar Rp25 juta dari Baznas Provinsi Sumbar untuk Zelmi di Kelurahan Taratak Padang Kampuang.
Rp25 juta dan paket sembako untuk Masjid Nurul Jannah Payoliyam, Kelurahan Tigo Koto Dibaruh, serta Rp50 juta untuk Masjid Darul Ikhlas ditambah Rp10 juta dari Bank Nagari Pusat dan Rp3 juta dari Baznas Sumbar.
Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap masyarakat Payakumbuh.
“Mewakili Bapak Wali Kota, kami berterima kasih atas dukungan Pemprov Sumbar. Sinergi ini sangat penting agar program pembangunan berjalan optimal dan benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Wagub Sumbar Vasko Ruseimy menegaskan, Pemprov Sumbar berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar pembangunan berjalan merata.
“Payakumbuh ini kota yang namanya menggaung sampai ke seluruh dunia, karena masyarakatnya banyak yang menjadi orang besar di luar sana. Potensi ini harus kita dukung dengan kebijakan dan program yang tepat,” kata Vasko.
Ia menyebut, pada 2026 Sumatera Barat memperoleh alokasi pembangunan sekitar Rp18,9 triliun dari pemerintah pusat.
“Presiden memberikan perhatian lebih untuk Sumbar. Transfer ke Daerah (TKD) dikembalikan, manfaatkanlah ini sebaik mungkin. Buat program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat. Provinsi siap mendukung dan mengawal agar pembangunan berdampak nyata,” ujarnya.
Menurutnya, selain infrastruktur dan ekonomi, sektor pendidikan juga menjadi perhatian serius. Ia menyampaikan bahwa di Sumbar akan ada tiga Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin.
“Anak-anak dari keluarga kurang mampu harus tetap bisa sekolah di tempat yang layak dengan kualitas terbaik. Sekolah ini gratis dan menjadi upaya kita memutus mata rantai kemiskinan,” katanya.
Suasana kian mencair saat Vasko menghadiahkan peci kesayangannya kepada imam yang memimpin salat tarawih karena terkesan dengan bacaan yang merdu.
“Makanan buka puasanya juga luar biasa, apalagi gulai itik lado ijaunya, saya sampai nambah,” ujarnya disambut senyum jamaah.
Rombongan juga meninjau Pasa Pabukoan Payakumbuh di Jalan Gambir, eks Bioskop Karya, untuk melihat langsung geliat ekonomi masyarakat selama Ramadan.
Pengurus Masjid Darul Ikhlas menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan bantuan yang diberikan Tim Safari Ramadan Provinsi Sumbar.
"Kami berharap bantuan tersebut membawa keberkahan dan semakin mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Prov. Sumbar, jajaran OPD Pemrov. Sumbar, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra, jajaran Pemko Payakumbuh serta jamaah masjid. (BT)