Notification

×

Iklan

Iklan

Keterampilan Jurnalistik Modal Penting Anak Didik dan Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 | 10/28/2026 WIB Last Updated 2026-10-28T03:48:14Z

Yurnaldi, Mentor Jurnalistik di SMAN 1 Harau


padanginfo.com-- LIMAPULUH KOTA-Agar prestasi anak didik SMA Negeri 1 Harau, Kabupaten 50 Kota, Provinsi Sumatera Barat, terus bersinar di tingkat provinsi dan Indonesia, kali ini pihak sekolah mendatangkan motivator dan sekaligus mentor perpengalaman nasional Yurnaldi. 

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Harau Eli Marlina mengatakan hal itu di Tanjungpati, Kabupaten 50 Kota, Rabu (28/10/2026). "Anak didik ingin membanggakan orangtua dan sekolah dengan banyak prestasi. Untuk itu semua keterampilan yang perlu dikuasai anak didik, sekolah siap memfasilitasi," kata Eli Marlina. 

Dia menjelaskan, sepanjang tahun 2026 SMA Negeri 1 Harau sudah meraih banyak prestasi di ajang kompetisi bergengsi untuk siswa di Indonesia yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2026.

Kepsek Eli menjelaskan, di ajang FLS3N 2026, anak didik SMA Negeri 1 Harau meraih juara satu kategori Solo Putra, juara Satu Solo Putri, juara satu Hari Kreasi, juara satu baca puisi, juara satu Kriya, juara satu Film Pendek, juara dia Fotografi, juara dia Kreativitas Musik Tradisional dan juara tiga Desain Poster. 

Sedangkan untuk O2SN 2026, anak didik meraih prestasi juara satu cabang  Renang Putri, juara satu Renang Putra, juara satu Bulutangkis Putra, juara satu Bulutangkis Putri, juara satu Panjat Tebing Putra dan juara satu Panjat Tebing Putri. 

Dalam kompetisi lain, anak didik juga meraih juara umum Debat Bahasa Indonesia dan Debat Bahasa Inggris. 

Keterampilan Jurnalistik

Menurut Kepsek Eli Marlina, anak didik ke depan juga harus dibekali keterampilan jurnalistik yang sangat berguna bagi mereka untuk menghadapi persaingan global di masa depan. 

"Anak didik juga perlu dan penting dibekali keterampilan jurnalistik, seperti penulisan essai, feature dan foto jurnalistik, yang akan membantu kelancaran studi dan juga meraih prestasi, " Jelasnya. 

Menurut Eli, keterampilan jurnalistik bekal penting generasi masa depan, dari sekolah hingga masyarakat. Semua perlu cakap informasi. 

Menguasai keterampilan jurnalistik, lanjut kepsek berprestasi ini, bukan hanya untuk calon wartawan, tetapi untuk semua orang yang ingin berpikir kritis, mengelola informasi, dan berkontribusi bagi masyarakat. 

"Mentor yang kami undang untuk berbagi dalam acara bimbingan teknis adalah wartawan senior dengan kompetensi wartawan utama. Wartawan yang sudah meraih banyak prestasi dalam ajang kompetisi jurnalistik tingkat nasional, seperti berkali-kali juara lomba menulis esai, feature, dan foto," Eli menjelaskan. 

Mentor dan motivator Yurnaldi sudah berpengalaman selama 41 tahun di dunia jurnalistik, dan menjadi wartawan yang mewarnai harian terkemuka KOMPAS selama 16 tahun. Yurnaldi juga berpengalaman tugas di sejumlah negara di Asia, Eropa, Afrika, dan Australia. 

Yurnaldi adalah konsultan literasi dan konten media, peraih Literacy Award dari Pemerintah Sumatera Barat tahun 2016, penghargaan sebagai Sastrawan yang terus berkarya dan berprestasi selama 40 tahun lebih dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Dikdasmen tahun 2025.

Mentor Yurnaldi juga sudah menulis dan mengeditori 50 buku lebih. Salah satu buku yang dieditori dan dia terbitkan berjudul Syair Lampung Karam, menjadi salah satu buku terbaik Indonesia yang dipamerkan di Frankfurt Book Fair tahun 2016, Jerman. Buku tersebut juga diterbitkan dalam bahasa Jerman. 

Yurnaldi bersama sastrawan Hamsad Rangkuti mengikuti pertemuan penulis dunia dalam rangkaian London Book Fair tahun 2012. Wartawan dengan kompetensi wartawan utama ini juga sekaligus berkunjung ke kantor pusat BBC di London. 

"Kami dari SMA Negeri 1 Harau berharap bisa menggali pengalaman luar biasa Yurnaldi, yang juga wakil ketua perhimpunan penulis DPD SatuPena Sumatera Barat, yang sukses menggelar International Minangkabau Literacy Festival empat kali berturut-turut dan dihadiri lebih 20 negara.(**)
×
Berita Terbaru Update