Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Suara Petani Perempuan Itu Ingin Mahyeldi- Audy Joinaldy Memimpin Sumbar

Sabtu, 21 November 2020 | November 21, 2020 WIB Last Updated 2020-11-21T03:59:16Z

 

Audy foto bersama dengan petani perempuan Nagari Cupak, Kabupaten Solok (foto tim media)

padanginfo.com-SOLOK- Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy  mengajak para petani untuk membangun perekonomian Sumbar melalui sektor pertanian dalam arti luas.. Ini dikatakannnya ketika mengunnjungi petani perempuan di Kabupaten Solok
 
 "Dalam program unggulan saya bersama Buya Mahyeldi. Kita jadikan Sumatera Barat sebagai lumbung jagung dan beras nasional. Khususnya Solok yang akan dijadikan sentra nasional,” kata Audy saat menjalin silaturahmi dengan sejumlah petani Nagari Cupak.
 
Melalui program unggulan tersebut, para petani berharap Bareh Solok dapat kembali marwahnya di bawah pemerintahan Mahyeldi-Audy kedepannya.
 
"Bareh Solok bareh tanamo Bareh Solok, lamak rasonyo," gemuruh suara Kelompok Tani Usaha Ibu mengalun bersama Audy sembari menyanyikan Lagu Elly Kasim yang berjudul 'Bareh Solok'.
 
Selain dari Kelompok Tani Usaha Ibu, dukungan juga datang dari petani wanita Jorong Balai Pandang. Para emak-emak ini menginginkan Audy meneruskan perjuangan Gamawan Fauzi untuk memimpin Sumbar kedepannya sebagai perwakilan putra daerah Solok. 
 
Sebagaimana diketahui Gamawan Fauzi merupakan Mantan Gubernur Sumbar (2005-2009). Dinilai sebagai pemimpin berprestasi, kemudian Gamawan Fauzi diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) (2009-2014) dalam Kabinet Indonesia Bersatu II di bawah pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono.
 
"Pilih nomor ampek. Audy putra asli Solok Raya," teriak emak-emak ini . 
 
 
Disisi lain, salah petani wanita, Neli Asmara berharap kepada Audy agar dapat menuntaskan masalah pupuk dan nilai harga beras murah yang membuat para petani menjerit.
 
"Pak (Audy), sebagaimana bapak ketahui pupuk sangat sulit dan harganya juga mahal. Beras yang kami hasilkan di jual murah di pasaran," keluh perempuan asal Jorong Sawah Taluak ini.(rilis tim)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update