Notification

×

Iklan

Iklan

Khairul Jasmi di Forum Eurasia: Indonesia Bukan Hanya Bali

Rabu, 08 April 2026 | 4/08/2026 WIB Last Updated 2026-04-08T13:44:09Z

    Khairul Jasmi

padanginfo.com-PADANG — Pemimpin Redaksi Harian Singgalang, Khairul Jasmi, menegaskan bahwa Indonesia perlu diperkenalkan kepada dunia secara lebih utuh dan tidak hanya dikenal melalui citra Bali. Pandangan itu disampaikannya dalam wawancara khusus proyek internasional “Rapat Redaksi Besar Eurasia” yang digelar Eurasian Media Group dan dipublikasikan oleh Eurasia Today pada 17 Maret 2026.

Dalam wawancara tersebut, Khairul Jasmi memaparkan tiga prioritas utama nasional Indonesia saat ini, yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Menurut Khairul Jasmi, ketahanan pangan menjadi fokus utama pemerintah. Ia menyebut dalam satu tahun terakhir Indonesia untuk pertama kalinya dalam 35 tahun berhasil memenuhi kebutuhan pangan nasional secara mandiri.

“Pemerintah tidak hanya mempertahankan capaian tersebut, tetapi juga memberi perhatian lebih pada sumber protein, sayuran, dan buah-buahan,” ujar KJ, sapaan Khairul Jasmi diberbagai kalangan.

Ia juga menyoroti berbagai inisiatif strategis pemerintah, termasuk proyek pengembangan perunggasan terintegrasi serta program Makan Bergizi Gratis bagi anak sekolah, ibu hamil, dan lansia.

Program tersebut, kata KJ, bertujuan memutus rantai kekurangan gizi dan mempersiapkan generasi Indonesia yang lebih sehat dan kuat.

Selain ketahanan pangan, Khairul Jasmi menilai ketahanan energi menjadi agenda penting di tengah situasi global yang masih rentan terhadap gangguan rantai pasok.

Menurutnya, negara yang tidak mampu memenuhi kebutuhan energinya sendiri akan sangat bergantung pada pihak lain.

Arah ketiga yang disorot adalah pengembangan sumber daya manusia melalui pembangunan Sekolah Rakyat berasrama untuk tingkat SD, SMP, dan SMA.

Sekolah-sekolah tersebut sepenuhnya dibiayai negara dan ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin serta sangat miskin.

“Program-program ini bertujuan memperkuat modal manusia dan mempersiapkan generasi mendatang menghadapi dunia yang semakin kompleks,” kata KJ.

Indonesia Bukan Hanya Bali

Dalam wawancara itu, Khairul Jasmi juga menyoroti stereotip internasional yang masih memandang Indonesia hanya dari perspektif Bali.

Menurutnya, persepsi tersebut perlu diluruskan karena Indonesia merupakan negara besar dengan lebih dari 17.000 pulau, hampir 300 juta penduduk, lebih dari 700 bahasa lokal, dan sekitar 13.000 kelompok etnis.

“Indonesia masih perlu diperkenalkan kepada dunia secara lebih utuh, tidak hanya melalui citra Bali,” tegasnya.

KJ menambahkan, kekuatan Indonesia terletak pada keberagaman budaya yang dipersatukan oleh Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional.

Ia menilai media internasional memiliki peran penting untuk menampilkan gambaran Indonesia yang lebih komprehensif, termasuk kemajuan ekonomi, demokrasi, keberagaman, dan toleransi.

Peran di Kancah Global

Khairul Jasmi juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki kontribusi besar dalam hubungan multilateral internasional.

Sebagai demokrasi terbesar di Asia Tenggara dan anggota penting ASEAN serta G20, Indonesia dinilai terus memperkuat posisinya sebagai jembatan dialog antar kawasan.

Terkait kerja sama media antarnegara, KJ menilai pembentukan ruang informasi bersama merupakan langkah positif, meski implementasinya tidak mudah.

Menurutnya, format yang paling realistis adalah kolaborasi media dalam memperkenalkan negara masing-masing kepada publik dunia.

“Ini bermanfaat tidak hanya bagi media, tetapi juga bagi pembaca,” tutup Khairul Jasmi. (***)
×
Berita Terbaru Update