padanginfo.com-PADANG--Direktur Operasi II PT Hutama Karya Persero Mardiansyah tercatat sebagai pendaftar pertama Bakal calon (Bacalon) Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta periode 2026–2030, dari 4 kandidat yang telah mengambil formulir pendaftaran, Sabtu (4/4/2026) di Sekretariat Panitia di Wisma Indah I Padang.
Musyawarah Besar (Mubes) sendiri rencananya akan digelar pada 10–12 April 2026 mendatang di Kampus I UBH, Padang akan memperebutkan 35 suara pemilih dari berbagai Komisariat.
Mardiansyah yang didampingi timnya Sonny Affandi dan Rio Agusti Firnando dan lainnya menyerahkan berkas dan formulir pendaftaran kepada Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TOP) Victor Siagian didampingi Ketua OC, Adrian Luthan.
Kepada media Usai mendaftar Mardiansyah mengatakan motivasinya maju sebagai calon ketua umum untuk memajukan organisasi alumni universitas Bung Hatta Sekaligus membuka jalan bagi alumni-alumni UBH khususnya dalam meningkatkan daya saing dari alumni itu sendiri yang diharapkan nanti berdampak pada peringkat dan prestasi dari kampus UBY sendiri.
"Saya lihat sejauh ini banyak alumni UBH yang berprestasi di luaran sana tapi sayangnya belum terkonsolidasi dan terkumpulkan sehingga dampaknya terhadap Kampus belum signifikan," jelasnyanya.
Karena itu jika dipercaya menjadi Ketua Umum Alumni UBH Mardiansyah yang akrab disapa Dian bertekad akan mengumpulkan potensi-potensi alumni sehingga bisa solid agar bisa berdampak nyata pada peningkatan akreditasi kampus," ungkap Dian yang mengaku sudah mempersiapkan Tim untuk melakukan konsolidasi pada alumni khusus para pemilik suara untuk bisa memenangkan alek. Mubes 2026 ini.
Mardiansyah alumni fakultas teknik UBH Lulusan 2002 dinilai memiliki segudang pengalaman dibidang Infrastruktur. Sebelumnya menjabat sekretaris perusahaan PT Hutama Karya (Persero).
Ketua TPP Victor Siagian menegaskan bahwa setelah penyerahan berkas pendaftaran selanjutnya TPP
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Mubes Alumni UBH, Victor Siagian, mengatakan pendaftaran akan berakhir hari ini pukul 17.00 WIB. Selanjutnya pada 6-7 April dilakukan verifikasi berkas dan 8 April TPP dan OC akan mengumumkan Calon yang lolos verifikasi.
Ia menegaskan seluruh proses pencalonan dilakukan secara ketat, objektif, dan transparan sesuai aturan yang telah ditetapkan panitia. Setiap bakal calon, kata dia, wajib memenuhi persyaratan administratif dan substantif sebelum ditetapkan sebagai calon resmi.
Adapun syarat khusus yang harus dipenuhi antara lain mendapatkan dukungan minimal dari tujuh pemilik suara sah, memiliki pengalaman organisasi, serta tidak berstatus sebagai dosen di UBH.
Ketua Pelaksana Mubes, Henddy Adrian Luthan, menyebut aturan pencalonan dirancang untuk memastikan kualitas kepemimpinan organisasi alumni ke depan
“Persyaratan ini penting agar kandidat memiliki legitimasi kuat dan kapasitas dalam memimpin organisasi secara profesional,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmen panitia untuk menjaga netralitas selama seluruh tahapan berlangsung.
Mubes Alumni UBH akan diikuti sekitar 37 pemilik h4ak suara yang berasal dari unsur Dewan Pengurus Daerah (DPD), Dewan Pengurus Cabang (DPC), serta komisariat fakultas.
Secara keseluruhan, jumlah alumni UBH diperkirakan mencapai sekitar 70.000 orang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.
Terakhir Dian berharap Mubes Alumni &BH 2026 ini berlangsung sukses dan lancar sehingga mendapatkan alumni-alumni terbaik serta berkomitmen kuat memajukan kampus UBH ke depan. (**)