Notification

×

Iklan

Iklan

PJTM LPM Pituluik: Bahas Konvergensi News Media dan Kiat Menulis Feature

Rabu, 30 September 2026 | 9/30/2026 WIB Last Updated 2026-09-30T02:41:52Z



padanginfo.com-PADANG PANJANG- Pelatihan Jurnalistik Tingkat Menengah (PJTM) pada hari kedua (29/9) digelar LPM  Pituluik Institut Seni Indonesia Padang di Ruang Pertemuan Lantai III Rektorat ISI Padangpanjang bertemakan “Integrasi Multi-Platform dalam Penguatan Mutu Jurnalistik.” dengan narasumber Jon Kenedi Parman (Pimpinan Redaksi Rakyatsumbar.id materinya bertajuk "Konvergensi News Media" pada sesi pertama. Sedangkan sesi kedua materi "Kiat Menulis Feature" disampaikan Muhammad Subhan (Founder Menulis elipisis). PJTM tersebut diikuti oleh anggota PersMa STIT Diniyyah Putri Padang Panjang, STAI Imam Bonjol Padang Panjang, PersMa Ganto UNP Padang, dan tuan rumah PersMa Pituluik berjalan lancar dan menarik. Ujar Ketua Panitia Pelaksana Fajri Rahmat Illahi.

Pemateri Sesi Pertama Jon Kenendi Parman membahas berbagai hal yang berkaitan dengan perkembangan jurnalistik dan pemanfaatan berbagai platform dalam penyebaran informasi.

Jon Kenendi Parman mengatakan,  Konvergensi news media bukan sekadar memindahkan berita dari satu media ke media sosial. Konvergensi News Media turut mengubah cara sebuah organisasi media dalam memproduksi dan mendistribusikan berita.   Ujarnya.

Jon Kenedi menambahkan,  Pentingnya proses redaksi dalam setiap pemberitaan. Setiap berita yang diterbitkan perlu melalui proses dan memiliki persetujuan terlebih dahulu dari Pemimpin Redaksi agar tetap memenuhi standar jurnalistik. Jadi,  Konvergensi News Media mencakup konvergensi konten, konvergensi redaksi, dan konvergensi platform. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian dari proses membangun satu ekosistem redaksi yang dapat menggunakan berbagai kanal dalam menyampaikan informasi. Jelasnya.

Lebih lanjut Jon memaparkan, Tujuan utama dari konvergensi news media yakni memperluas jangkauan informasi tanpa menghilangkan standar jurnalistik. Perkembangan berbagai platform digital dapat dimanfaatkan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, tetapi tetap mempertahankan kualitas dan prinsip jurnalistik. Tuturnya.


Sesi kedua Muhammad Suban memaparkan tentang  feature merupakan salah satu jenis tulisan jurnalistik yang  berisi perpaduan berita dan opini dengan gaya cerita  mengandung unsur menyentuh dan menggunakan bahasa yang indah. Feature dan berita pada umumnya memiliki perbedaan yang saat signifikan. Berita biasa pada hanya menyampaikan informasi yang terkait dengan formula 5W 1H, sedangkan feature merupakan berita dibalik berita dengan unsur 5W 1H.  Namun mencari sisi lain dari berita tersebut dan memberikan kesan yang sangat  menyentuh bagi pembaca. Ujarnya.

Muhammad Shuban menambahkan,  Tulisan feature yang paling populer adalah kisah nyata, seperti biografi tokoh yang berjasa. ada empat point khas dari feature yang menjadi keunikannya, yakni
kreatifitas, informatif, menghibur, dan subjektif dalam bertutur. Sementara itu ada beberapa jenis feature, di antaranya 
Feature Perjalanan, Mengajak pembaca ikut merasakan pengalaman, Feature Sosok yang menyoroti perjalanan hidup, perjuangan, atau sisi inspiratif dari seorang tokoh publik figur maupun kelompok tertentu.
Feature Ilmiah atau Sains, Membahas topik-topik seputar dunia ilmu pengetahuan, penelitian, atau alam dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami. Ungkap sastrawan tersebut.

Muhammad Shuban juga menyatakan,   untuk menulis Feature yang menarik seorang wartawan harus mengetahui kebenaran dari peristiwa yang terjadi.  Feature yang menarik juga melihat dari berbagai sudut,  penulisan judul feature, teknik menulis lead/ teras berita juga menjadi salah satu unsur penyampaian penulisanyang menarik perhatian. Tuturnya.

Pembimbing LPM Pituluik ISI Padangpanjang Dr. Sulaiman Juned, S.Sn., M.Sn., menutup secara resmi kegiatan PJTM selama dua hari tersebut dan sekaligus mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada tokoh-tokoh Pers Sumatera Barat yang berkenan berbagi ilmu jurnalistik dan pengalaman yang sangat berharga kepada peserta PJTM. Ujarnya.

Sulaiman mengucapkan terima kasih kepada Firdaus Abie (Direktur PostMetro Padang), Revdi Iwan Syahputra (Pemred Harian Umum Rakyat Sumbar), dan Jon Kenwdi Parman (Pemimpin Redaksi rakyatsumbar.id) serta Muhammmad Subhan (Founder Sekolah Menulis elipsis) atas transfer ilmu jurnalistik kepada adik-adik peserta. Semoga ilmu yang diberikan bermanfaat bagi masa depan peserta untuk menjadi kritis berdasarkan pengetahuan yang jelas. Ujar Sastrawan yang juga dosen Seni Teater ISI Padangpanjang tersebut. (*/Laila)
×
Berita Terbaru Update