Notification

×

Iklan

Powered By Blogger

Indeks Berita

Wagub Audy Tinjau Banjir Bandang Pasaman, 120 Rumah Rusak 30 Ha Sawah Puso

Rabu, 16 Februari 2022 | Februari 16, 2022 WIB Last Updated 2022-02-15T23:03:06Z

 


 


Padanginfo.com-PASAMAN--Pasca musibah banjir bandang di Jorong Lundar, Nagari Panti Timur, Kabupaten Pasaman, yang disebabkan luapan Sungai Lundar, Ahad 13 Februari 2022,  Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy hadir langsung di lokasi bencana untuk mengantarkan bantuan dari pemerintah serta berbincang singkat dengan warga korban banjir, Selasa (15/2/22).

 

Menurut Audy, pemerintah sudah bertindak cepat menurunkan personil BPBD untuk penanggulangan bencana, demikian juga dengan bantuan pangan untuk mensupport posko bantuan dan dapur umum bagi masyarakat terdampak. Selain itu, Audy juga mengatakan, sebagai langkah preventif bencana banjir di Panti Timur ke depan, tim BPBD bekerjama dengan Polres Pasaman akan segera bergerak untuk menelusuri penyebab terjadinya banjir bandang.

 

"Semua situasi sekarang terkendali, jembatan yang putus sudah diperbaiki, posko bantuan dan dapur umum menyediakan bantuan, makanan, obat-obatan, tempat tidur, untuk kebutuhan warga kita disini. Sesuai permintaan warga, BPBD dan Polres Pasaman juga akan bergerak menelusuri penyebab banjir mulai besok," ujar Audy.

 

Disamping itu, menanggapi kekhawatiran warga mengenai distribusi bantuan sementara, Audy mengatakan posko terpadu sudah didirikan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tidak memperoleh bantuan secara merata, karena posko yang dikomandoi camat setempat sedang melakukan pendataan korban, termasuk rumah, sawah dan usaha yang terpaksa terhenti akibat banjir.

 

"Semua sudah didata di posko, masyarakat tinggal menunggu saja, tidak perlu khawatir," katanya.

 

Sementara itu, terkait kerugian yang diderita, Wakil Bupati Pasaman Sabar AS juga menyampaikan hal yang serupa. Ia mengatakan total kerugian diperkirakan 500 juta hingga satu milyar rupiah, terdiri dari rumah, sawah, jembatan dan UMKM milik warga.

 

"Sebagian besar warga yang mengungsi sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Untuk kerugian sendiri, saat ini dalam proses pendataan, diperkirakan 500 juta hingga 1 milyar, nanti akan kita berikan bantuan sesuai dampak kerusakan," jelasnya.

 

Banjir  bandang di Jorong Lundar, Panti Timur, Pasaman menyebabkan 14 rumah rusak berat, 30 rumah rusak sedang, dan 76 rumah rusak ringan, serta tiga unit jembatan putus dan 30 hektar sawah terendam banjir.

 

Demikian Siaran Pers yang disampaikan Diskominfotik Sumbar. (in).

 

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update