
padanginfo.com-PADANG––Halal bi halal dan Temu Kangen Keluarga Besar 05 se Sumatera Barat (Sumbar) yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (29/3/2026), menjadi ajang pertemuan dan melepas rindu mantan pegawai Departemen Penerangan (Deppen) se Sumbar.
Peserta halal bi halal yang datang dari kabupaten dan kota yang ada di Sumbar terlihat begitu gembira dan saling bercerita, setelah puluhan tahun mereka tidak bersua. Karena setelah dibubarkannya Deppen di masa Pemerintahan Presiden Gus Dur tahun 1999 lalu, pegawai yang memiliki NIP 05 tersebut tersebar di berbagai instansi pemerintah hingga sekarang.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Asisten II Setdaprov Adib Alfikri menyampaikan salam maaf Gubernur Mahyeldi yang tidak bisa hadir, karena masih dalam suasana lebaran, dan atas nama Pemerintah Provinsi Sumbar mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah, mohon maaf lahir dan bathin, kepada semua yang hadir.
Dikatakan bahwa, Deppen pada masanya memegang peranan penting dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Melalui juru penerangnya, informasi langsung menyentuh masyarakat. Ditambah lagi dengan adanya kelompok masyarakat yang dikenal dengan Kelompencapir, menjadikan setiap informasi pembangunan akan terkelola dengan baik.
“Kami berharap, mantan pegawai Deppen yang sudah pensiun tetap eksis dimanapun berada. Bagi yang masih aktif dan sudah menduduki jabatan, tetap pelihara marwah api nan tak kunjung padam dan selalu menciptakan suasana kerja yang harmonis dengan mengedepankan komunikasi yang efektif dalam setiap pelaksanaan kegiatan,” ungkap mantan Kadis Pendidikan Provinsi itu.
Sementara itu, sesepuh Deppen Sumbar H Z Dt Bagindo Kali menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumbar, yang berkenan menerima permohonan panitia menggunakan Aula Kantor Gubernur sebagai lokasi Halal Bi Halal mantan pegawai Deppen se Sumbar Tahun 1447 H tersebut.

“Di gedung yang megah ini, para pengunjung yang sebagian besar sudah lansia juga terlihat gagah dan cantik semua. Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Gubernur yang telah memberikan fasilitas ruangan dan merupakan kehormatan bagi kami kehadiran Asisten II mewakili Gubernur dalam acara ini,” ungkapnya.
Dia menyebut, dengan dibubarkannya Deppen tidak ada malang yang semujur itu. Karena semua mantan pegawai Deppen tersebut dapat ditampung di berbagai instansi, baik di Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat. Dengan kemampuan berkomunikasi yang baik dan tinggi semangat juang dalam bekerja, mereka berhasil menempati posisi dan jabatan strategis di daerahnya.
“Setelah bertugas di Pemerintah Daerah masing masing, kami sangat diprioritaskan. Sehingga, banyak di antara kami berkarir positif. Dulu tidak pernah terbayang akan menjadi Sekda, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Biro bahkan sebagai Camat dan Lurah. Hal ini bisa diraih, tidak terlepas dari semangat api nan tak kunjung padam yang sudah tertanam sejak awal menjadi pegawai Deppen,” ujar mantan Kepala Deppen Kota Padang itu.

Terakhir, Dt Bagindo Kali mengajak para pensiunan Deppen yang berwatak Pejuang itu, untuk bergabung menjadi Pegurus Dewan Harian Daerah (DHD) 45 di kabupaten dan kota masing-masing. Semangat juang api nan tak kunjung padam, sangat dibutuhkan untuk menyosialisasikan Jiwa, Semangat dan Nilai-nilai kejuangan (JSN) 45. Sekaligus juga dalam mendukung program Gubernur Mahyeldi selaku Ketua DHD 45 Sumbar saat ini
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Halal Bi Halal H Karimis melaporkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar pegawai eks Deppen yang tersebar di seluruh Sumbar dan bahkan ada yang datang dari pulau Jawa.
“Alhamdulillah, hampir 200 orang teman-teman dari kabupaten dan kota se-Sumbar hadir memenuhi aula ini. Semoga kegiatan halal bi halal dan temu kangen kita pada hari ini, dapat menjalin silaturahmi yang semakin erat antar sesama mantan pegawai Deppen dimanapun berada,” ujarnya.

Dikatakan, bahwa simbol atau logo Deppen, api nan tak kunjung padam selalu melekat dalam hati dan jiwa mantan pegawai NIP 05 itu. Sebagian besar mantan pegawai Deppen, RRI dan TVRI tersebut sudah memasuki usia pensiun, namun masih tetap semangat serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungannya.
“Walaupun kami sudah dibubarkan, namun semangat api nan tak kunjung padam itu selalu melekat di hati kami mantan pegawai Deppen ini. Hal itu dibuktikan dengan bayaknya rekan-rekan yang menempati posisi eselon dua di daerah maupun provinsi. Bahkan ada yang menduduki jabatan politis, seperti anggota DPRD dan Wakil Kepala Daerah,” tutupnya.(bt)