Notification

×

Iklan

Iklan

Ramadhan 1447 H Hari ke-20 Menguras Tenaga dan Fisik..

Jumat, 13 Maret 2026 | 3/13/2026 WIB Last Updated 2026-03-13T00:53:23Z




(Catatan Perjalanan Umroh: Irvan Khairul Ananda

padanginfo.com-Sejak hari Senin tanggal 09/03/2026, jika malam dan paginya terasa sangat dingin. Menggigil tubuh ini terasa. Tambah lagi angin pagi menerpa tiap saat. Senin itu, Ramadhan-20, Mm Benik mengajak untuk menemani Tawaf di Pelataran Kakbah.  Kalau kesana jelas harus pakai kain ihram, sebab tanpa pakai ihram tidak boleh ke Pelataran Kakbah.

Mm nio tawaf katanya dan tentu harus pakai ihram.  Dengan rasa dingin dan sedikit menggigil akhirnya kami berangkat ke Haram.

Hari ini Ramadhan ke-20, tinggal sekitar sembilan hari lagi Ramadhan akan berakhir. Penggalan Ramadhan ini sangat dinanti-nantikan jemaah. Malah dari Paket-Paket Umrah Travelen sangat banyak menawarkan paket ini: Paket Iktikaf Ramadhan-1447H ada yang 17 hari terakhir, 18 hari terakhir tapi paling banyak adalah sepuluh hari terakhir ramadhan? 

Mengingat hal inilah, dikuat-kuatkan juga fisik  yang sudah 20 hari berpacu dengan waktu dan berpacu maksimal ibadah? Hanya baru dua kali dampingi Mm Benik untuk Tawaf di Pelataran Kakbah, hari pertama masuk Kota Mekkah (Umrah Wajib Ramadhan-03), kemudian ada Umrah Sunnah hari Rabu tanggal  25/02/2026 atau Ramadhan-08. Untuk ke tiga kalinya Mm Benik ingin bersama menapaki lantai Kakbah? Dengan sekuat dan sepenuh hati menguat-nguatkan diri untuk ber Tawaf pagi ini. 
MasyaAllah....
Astagfirullah...

Padatnya jemaah yang melaksanakan Tawaf subuh ini. Kami sholat subuh berjemaah di Lantai Dasar setelah itu baru turun ke Pelataran Kakbah.  Untuk menuju titik awal saja betapa susahnya? Sangat padat! Sejengkal-sejengkal saja bisa berjalan, sedang untuk bernafas terpaksa menengadah kan wajah ke atas, bayangkan di bawah ketiak jemaah-jemaah Afrika yang tinggi-tinggi besar? Pukul 05.54 kami mulai langkah awal Tawaf, putaran pertama bisa tujuh menit saja, putaran ke-4 selesai sepuluh menit. Mm Benik tidak kuat lagi melanjutkan, dan minta istirahat dulu ke pinggir.

Akhirnya Tawaf di Pelataran Kakbah ini dapat diselesaikan dalam waktu 55 2menit (05.55- 06.51). Kalau soal kecilnya lingkaran di Pelataran Kakbah iya, benar? Sedang di Lintasan Tawaf Lantai-2 jauh lebih besar lingkaran nya rata-rata bisa diselesaikan 7x8 menit saja atau 56 menit? Namun bedanya dalam mengeluarkan tenaga sangat jauh berbeda? Di Lintasan Tawaf Lantai-2 kita cukup santai dan tanpa halangan dan hambatan? 

Namun di Pelataran Kakbah ini sangat memerlukan tenaga ekstra? Menahan tolakan dari belakang, menahan jemaah kiri dan kanan yang mendesak mau maju dan jalan? Bahkan menahan jangan sampai terseruduk jemaah di depan? Benar-benar konsentrasi tenaga berada pada lutut dan pergerakan kedua kaki! Benar-benar menghabiskan tenaga...

Pagi-pagi puasa Ramadhan ke-20 sudah menguras tenaga. Tadinya dari sebelum subuh badan atau fisik sudah ada rada-rada tidak enaknya. Rasa dingin tetap menusuk rasa ketulang! Lutut dan pergelangan kaki rasa mau copot? Masih pagi, tenaga sudah terkuras? Bagaimana menunggu berbuka sore hari? Astagfirullah....

Rasa tidak kuasa menunggu masuknya waktu berbuka? Tidak saja lutut bahkan kerongkongan betapa kering terasa? Pahitnya? Bagai semalam makan buah Mahoni? Ya Allah...Ya Rabbi....Kuatkanlah kami menjalani Ramadhan menjelang akhir ini, Berikanlah kami kesehatan yang purna dalam menjalani nya....

Jangan biarkan kami tertinggal dari anugerah-Mu,  dari Malam Qadar-Mu Ya Allah....
Berilah kami kesempatan dan dapat bagian dari Anugerah-Mu Yang Maha Besar itu....
Sorenya tak dapat ditolak lagi, terkapar dalam keletihan di tempat tidur di Kamar Hotel R-1719...

Tak mampu menggerakkan kaki dan lutut, tak mampu melangkah jauh lagi...bahkan melangkah ke Toilet pun sudah sangat riskan? Ketika berbuka puasa sore Ramadhan 1447H ke-20 tiba.....
Baru sedikit bertenaga, baru sedikit pulih...
Ya Allah...Ya Rabbi...
Engkau lah yang Maha Pengasih dan Penyayang kepada Ummat Mu...
Tak ada sedikit kesombongan pun pada diri kami ini, kami ingin Memaksimalkan Waktu untuk beribadah kepada Mu Ya Allah....
Jikapun ada terbetik kesombongan itu, maka Ampunilah dosa-dosa kami, Ampunilah Kesalahan kami...

Iya, di Ramadhan ke-20 ini kami berada di Mekkah selama 18 hari dan 2 harinya di Medinah. Seharusnya kami memperbanyak Sholat Wajib atau Fardhu di Mesjidil Haram, namun tak kuat kami melakukannya. Sholat Fardhu Subuh dapat kami penuhi, sedang yang lainnya tidak utuh ke-lima waktunya? Harusnya sudah seratus kali Sholat Wajib namun hanya dapat kami kerjakan di Mesjidil Haram sebanyak empat puluh empat kali saja. Lebih banyak di Pelataran Zam-Zam Tower dan Taman Trotoar depan Hotel tempat menginap. Tapi masih tetap me-imamkan ke Imam Mesjidil Haram. Kemudian kami sangat menfokuskan untuk melaksanakan ibadah Tawaf, dalam pemahaman kami Tawaf adalah Intinya Umrah...

Makna tawaf dilakukan selama tujuh kali putaran melambangkan 7000 tahun taubat. Pada setiap putaran sama dengan 1000 tahun sehingga tujuh kali putaran berarti 7000 tahun bertaubat kepada Allah. Semakin sering melakukan tawaf, maka semakin dekat dengan Allah.

Walaupun bentuknya hanya berkeliling, tapi sangat bermakna sekali. Setiap hentakkan langkah di Lantai Tawaf, setiap doa minta keampunan terbang ke 'Arasynya Allah Subhanahu wa Ta'ala....Tak lain Tak Bukan...hanya doa minta pengampunan dari segala dosa masa lalu, hari ini dan masa yang akan datang...

Dari dua puluh hari Ramadhan 1447H telah mampu melaksanakan Tawaf sebanyak tiga puluh satu kali...
Kuatkanlah fisik ini, kuatkanlah tenaga ini, berilah kami kesempatan yang lebih untuk mengerjakan amalan di akhir Ramadhan ini Ya Allah Ya Rabbi...(***)
×
Berita Terbaru Update