PADANG--Aiptu Davif Rico Dermawan, yang dikenal dengan sapaan David Wewe, kini menjadi sorotan publik, baik di tingkat daerah maupun nasional, khususnya di Kota Padang dan Sumatera Barat.
Anggota kepolisian yang bertugas sebagai Kasubnit II Unit 6 Reskrim Polresta Padang tersebut dikenal luas berkat aksinya dalam mengungkap berbagai kasus kriminal. Ia kerap melakukan penyamaran untuk menangkap pelaku kejahatan, yang kemudian membuat banyak pelaku tak berkutik saat berhadapan dengannya.
Bahkan penyamaran Davif sering membuat orang yang tidak suka menjadi sakit hati, dan membuat opini seolah-olah ia melakukan pelanggaranpelanggaran, berkenderaan tidak memakai helm, dengan knalpot memekakkan telinga, dan sebagainya, padahal itu dilakukan agar penyamaran tidak diketahui, sehingga penjahat terjebak serta bisa ditangkap.
Hanya orang bodoh yang sok pintar selau coment seolah-olah apa yang dilakukan Davif Wewe dan anggotanya serta teman-temannya merupakan pelanggaran, padahal tehnik penyamaran menangkap penjahat harus seperti penjahat, maka para penjahat masuk perangkap.
Aksi-aksi penindakan yang dilakukan David Wewe sering diunggah melalui media sosial, baik di akun pribadinya maupun milik institusi kepolisian. Tak jarang, konten tersebut turut dibagikan masyarakat yang mendukung upayanya dalam memberantas tindak kriminal di Kota Padang.
Atas dedikasi dan kinerjanya, Dewan Pakar Hoegeng Award memasukkan nama Davif Rico Dermawan sebagai kandidat penerima Hoegeng Award 2026 dalam kategori Polisi Berdedikasi. Saat ini, ia bahkan telah masuk dalam tiga besar nominasi penghargaan tersebut.
Masuknya nama David Wewe ke dalam tiga besar nominasi tidak hanya membanggakan Polda Sumatera Barat dan Polresta Padang, tetapi juga mendapat dukungan luas dari masyarakat Sumatera Barat. Banyak pihak berharap ia mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Dukungan juga datang dari wartawan Senior Sumbar yang juga Ketua Forum Wartawan Parlemen, Penasehat Jaringan Pemred dan Pembina Persatuan Jurnalis Keterbukaan Informasi, Novrianto, ketika ditengah kesibukannya,Jumat (21/5/2026), ia mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa kepada Davif Rico Dermawan, karena ini bukti putra bangsa bekerja dengan baik untuk keamanan masyarakat.
“Kami semua warga tempat domisili dan tempat berkumpul mengucapkan selamat kepada Aiptu Davif Rico Dermawan atau Davif Wewe, putra Minang, warga Sumatera Barat yang menjadi nominasi Polisi Berdedikasi Hoegeng Award 2026,” ucap Novrianto.
Ia juga berharap dukungan penuh masyarakat dapat mengantarkan David Wewe meraih penghargaan tersebut, jika ada yang tidak mendukung , menunjukkan orang tersebut
“Besar harapan seluruh warga Sumatera Barat mendukung keberhasilan Aiptu Davif Rico Dermawan atau Davif Wewe di Hoegeng Award 2026 ,ini menunjukkan kalau gerakan yang dilakukannya bersama teman-teman dan anggotanya dalam memberantas kejahatan dinilai positif serta tepat sasaran, dengan berbagai tehnik yang dimilikinya," tutup Novrianto yang kerap dipanggil Ucok
padanginfo.com-PADANG--Aiptu Davif Rico Dermawan, yang dikenal dengan sapaan David Wewe, kini menjadi sorotan publik, baik di tingkat daerah maupun nasional, khususnya di Kota Padang dan Sumatera Barat.
Anggota kepolisian yang bertugas sebagai Kasubnit II Unit 6 Reskrim Polresta Padang tersebut dikenal luas berkat aksinya dalam mengungkap berbagai kasus kriminal. Ia kerap melakukan penyamaran untuk menangkap pelaku kejahatan, yang kemudian membuat banyak pelaku tak berkutik saat berhadapan dengannya.
Bahkan penyamaran Davif sering membuat orang yang tidak suka menjadi sakit hati, dan membuat opini seolah-olah ia melakukan pelanggaranpelanggaran, berkenderaan tidak memakai helm, dengan knalpot memekakkan telinga, dan sebagainya, padahal itu dilakukan agar penyamaran tidak diketahui, sehingga penjahat terjebak serta bisa ditangkap.
Hanya orang bodoh yang sok pintar selau coment seolah-olah apa yang dilakukan Davif Wewe dan anggotanya serta teman-temannya merupakan pelanggaran, padahal tehnik penyamaran menangkap penjahat harus seperti penjahat, maka para penjahat masuk perangkap.
Aksi-aksi penindakan yang dilakukan David Wewe sering diunggah melalui media sosial, baik di akun pribadinya maupun milik institusi kepolisian. Tak jarang, konten tersebut turut dibagikan masyarakat yang mendukung upayanya dalam memberantas tindak kriminal di Kota Padang.
Atas dedikasi dan kinerjanya, Dewan Pakar Hoegeng Award memasukkan nama Davif Rico Dermawan sebagai kandidat penerima Hoegeng Award 2026 dalam kategori Polisi Berdedikasi. Saat ini, ia bahkan telah masuk dalam tiga besar nominasi penghargaan tersebut.
Masuknya nama David Wewe ke dalam tiga besar nominasi tidak hanya membanggakan Polda Sumatera Barat dan Polresta Padang, tetapi juga mendapat dukungan luas dari masyarakat Sumatera Barat. Banyak pihak berharap ia mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Dukungan juga datang dari wartawan Senior Sumbar yang juga Ketua Forum Wartawan Parlemen, Penasehat Jaringan Pemred dan Pembina Persatuan Jurnalis Keterbukaan Informasi, Novrianto, ketika ditengah kesibukannya,Jumat (21/5/2026), ia mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa kepada Davif Rico Dermawan, karena ini bukti putra bangsa bekerja dengan baik untuk keamanan masyarakat.
“Kami semua warga tempat domisili dan tempat berkumpul mengucapkan selamat kepada Aiptu Davif Rico Dermawan atau Davif Wewe, putra Minang, warga Sumatera Barat yang menjadi nominasi Polisi Berdedikasi Hoegeng Award 2026,” ucap Novrianto.
Ia juga berharap dukungan penuh masyarakat dapat mengantarkan David Wewe meraih penghargaan tersebut, jika ada yang tidak mendukung , menunjukkan orang tersebut tidak ingin negri ini terbebas dari kejahatan, sehingga masyarakat selalu dalam keresahan.
“Besar harapan seluruh warga Sumatera Barat mendukung keberhasilan Aiptu Davif Rico Dermawan atau Davif Wewe di Hoegeng Award 2026 ,ini menunjukkan kalau gerakan yang dilakukannya bersama teman-teman dan anggotanya dalam memberantas kejahatan dinilai positif serta tepat sasaran, dengan berbagai tehnik yang dimilikinya," tutup Novrianto yang kerap dipanggil Ucok (**)