padanginfo.com-PADANG- Senator Jelita Donal mengatakan, sosialisasi 4 Pilar kebangsaan ini bertujuan untuk menambah kecintaan masyarakat kepada Bangsanya sendiri,termasuk menguatkan ukhuwah Islamiyah dan mencegah perpecehan dikalangan anak Bangsa.
Demikian dikatakan Jelita Donal ketika memaparkan sosialisasi empat pilar MPR RI dihadapan anggota Yayasan Majelis Tazkiyah bersama beberapa kelembagaan sosial lainnya yang diundang. Juga hadir Tokoh Masyarakat serta Aktivis Relawan Pasca Bencana di Kota Padan di Daima Gardenstay Padang
"Sebagai bangsa yang majemuk dalam berbagai hal kita disatukan oleh 4 pilar bangsa yang terdiri dari pertama; Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, kedua; Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara, ketiga; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, dan keempat yakni Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan semboyan persatuan kita bernegara" ujar Senator Jelita Donal.
Dalam sesi diskusi tanya jawab berjalan cukup seru berbagai pertanyaan yang terkait dengan isu terkini. Salah satu penanya Bapak Andika; "Bagaimana soal BOP yang sedang hangat diperbincangkan serta menimbulkan pro dan kontra dikalangan tokoh masyarakat? Apa untungnya buat Indonesia dan Palestina?.
"Kenapa hanya Indonesia yang kita salahkan? kenapa kita tidak mengkritik Negara Islam lain seperti Qatar, Arab Saudi, Pakistan, UEA, Yordania, Turkiye dll? Apakah kita akan berdiri bersama Eropa? yang dahulu pernah menjajah Palestina? Kita saat ini hanya bisa berupaya mencegah pembunuhan Muslim di Palestina daripada setiap hari tanpa ada solusi kongkrit.
Jelita Donal menjelaskan, program Indonesia untuk Palestina adalah menjalankan amanat Undang - undang Sebagai petugas kemanusiaan untuk membangun perdamaian, bukan untuk perang. Langkah Presiden merupakan ihktiar kita sebagai bangsa yang besar untuk mengahapuskan penjajahan dimuka bumi
Penekanan pada sosialisasi empat pilar kali adalah memotivasi kepada seluruh masyarakat agar mengoptimalkan peranan potensi masing-masing dalam berbagai bidang.
" Sebagai bangsa yang besar, kita ini hanya menjadi target pasar bangsa lain, sementara kita sendiri ada banyak hal yang bisa di export. Yang ada di negeri kita dibutuhkan oleh bangsa lain, baik itu berupa SDA apalagi produksi UMKM. Mari terus perkuat persatuan, sibukkanlah diri dengan yang produktif sehingga kita bisa saling menebar manfaat", ujar Jelita Donal (**)