padanginfo.com-TANAH DATAR- Senator Jelita Donal menegaskan, harga per porsi makan bergizi gratis (MBG) sebesar Rp. 15.000,- dengan rincian Rp. 5.000,- untuk Dapur dan Rp. 10.000,- untuk menu.
Jika ternyata nilai menu kurang dari Rp. 10.000,-, maka pihak sekolah berhak menolak atau menuntut SPPG tersebut
Apabila ditolak oleh pihak sekolah maka pemerintah tidak akan membayar menu SPPG tersebut. Artinya di sini peranan pengawasan masyarakat secara transparan. Siapapun boleh menviralkan dan melaporkan jika ada SPPG yang melanggar ketentuan baik dari unsur oknum maupun SPPG tersebut secara keseluruhan.
Demikian ditegaskan Senator Jelita Donal asal Sumatera Barat ini ketika mensosialisasikan program 4 pilar MPR RI di Aula Pesantren Daarul Hadist Tazkiyah Padang, Minggu (15/3/2026).
Sosialisasi ini diikuti Majelis Tinggi Kerapatan Adat Alam Minangkabau (MTKAAM), juga Pembina MTKAAM, Ketua dan Pengurus MTKAAM, Ketua dan Pengurus Paga Nagari, Ketua dan Pengurus KPSI, Ketua dan Pengurus MM Sunbar, Ketua dan Pengurus KOREN dan Ketua dan Pengurus FMM.
Wakil Ketua Komite III DPD RI itu dalam sosialisasi juga m2luruskan informasi yang simpang siur ditengah masyarakat terkait MBG. Program Kerakyatan Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu yang menjadi serangan pihak lain untuk dibatalkan dengan berbagai isu negatif.
Ia menjelaskan bahwa MBG adalah program baru yang memang belum sempurna secara pelaksanaan, namun secara konsep sudah sangat merakyat dengan alasan MBG tidak diserahkan kepada Corporat melainkan Yayasan Swadaya Masyarakat dan hanya boleh 5 dapur SPPG tiap satu Yayasan,
Dijelaskan lebih 40% penerima manfaat MBG merupakan kalangan dhuafa dan kalangan mampu tapi tidak pandai memenuhi gizi anak, sehingga program ini akan mengurangi angka stunting serta gizi buruk.
"Sebagai program baru kita bersama memang harus mengawal pelaksanaannya agar sesuai aturan sehingga semua berjalan dengan baik tanpa ada pihak yang dirugikan," ujar Ulama Sumbar itu
Nemun ia menilai adalah kesalahan besar jika menghapus program MBG ini. " Lawan politik rezim ini memang tidak menginginkan program-program kerakyatan ini berjalan dengan baik, namun apakah dengan berdiri bersama mereka kita juga mendapatkan keuntungan, " kata Jelita sambil bertanya
Jelita Donal memastikan, MBG dikelola oleh Badan, bukan kementrian sehingga pos persinggahan dana tidak banyak, maka lebih efisien dari praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),
Kemudian, pendaftaran dapur SPPG dibuka secara luas dengan cara Online, 4. Tiap dapur mempekerjakan rata-rata 40 orang dengan gaji UMR,
Segala bahan untuk menu diserap dari daerah lokal bukan dari pusat sehingga menghidupkan usaha pertanian dan peternakan serta nelayan
Dibagian lain, Senator Jelita Donal juga menyampaikan p embangunan Kampung Haji
"Pembangunan kampung Haji yang telah kita perjuangkan akan mengurangi biaya Haji bagi jama'ah haji kedepannya serta menciptakan suasana yang nyaman saat berada di tanah suci untuk melaksanakan Rukun Islam kelima" ujarnya,
Selain itu Senator Jelita Donal meminta masyarakat memproduktifkan diri dan memproduktifkan lahan serta lingkungan karena situasi global saat ini sulit diprediksi, "Dari awal Presiden Prabowo sudah menekankan bahwa kita harus mampu berdiri diatas kaki sendiri, karena jika terjadi perang tidak ada yang akan menolong kita," pungkasnya (ak)