padanginfo.com-PADANG- Senator Jelita Donal menyayangkan lambannya penanganan masalah kesehatan jiwa di rumah saki jiwa (RSJ) HB Sa'anin Padang . Demikian ditegaskan Jelita Donal ketika melakukan kunjungan kerja di RSJ tersebut, baru-baru ini
Dalam kunjungan itu, pihak RSJ HB Sa'anin memaparkan bahwa tingkat pemasungan sudah menurun se Sumatera Barat. Namun pasien sakit jiwa terbanyak didominasi oleh warga Kota Padang lalu disusul Kabupaten Padang Pariaman dan Pesisir Selatan.
Sementara kunjungan rawat jalan terus menurun semenjak tahun 2022 dengan jumlah pasien 30.606 hingga tahun 2025 menjadi 23.616 pasien.
Sementara pasien sakit jiwa akibat NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Aditif lainnya) meningkat tajam semenjak tahun 2022 berjumlah 276 orang hingga tahun 2025 berjumlah 470 orang.
Pihak RSJ mengeluhkan minimnya tenaga medis khususnya bidang psikolog.
Jelita Donal, anggota DPD RI dari Sumatera Barat itu mengatakan banyak lulusan psikolog yang membutuhkan lapangan kerja.
Ia mengajak pihak RSJ dan dinas kesehatan Sumbar agar membuat permohonan ke Kementrian Kesehatan." Nanti kami di DPD akan mengajukan permohonan tersebut kepada Kementrian," ujarnya Wakil Ketua Komite III DPD RI.
Ia berharap pihak RSJ dan dinas kesehatan juga turun langsung ketengah masyarakat untuk aksi pencegahan bagi mereka yang punya gejala sakit jiwa
"Kedepan lembaga kesehatan kita harus berfikir pencegahan. Pengobatan memang tugas kita, namun gerakan pencegahan jauh lebih mulia dan efektif," pungkasnya (*/ak)